UJIAN AKHIR SEMESTER

Pada saat UAS Kelas XII IPA I Di SMAN 1 Tambelang Kabupaten Bekasi


Rabu, 09 Maret 2011

Jaringan Internet

Diposting oleh Say Saripudin, S.ST di 08.19 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

soal teori

pemda kab bekasi.jpegPEMERINTAH KABUPATEN BEKASI

DINAS PENDIDIKAN

SMAN 1 TAMBELANG

Jl. Bulak Sepat Indah (BSI) Ds. Sukarapih Kec. Tambelang Kabupaten Bekasi 17620

Soal Teori

Nama siswa : ………………………………….

Kelas/ Jurusan : XI /IP

Hari/tanggal :………………………………….

Waktu : 45 menit

Mata Diklat : TIK

Guru Diklat : Say Saripudin, S.ST

I. Berilah tanda sialang (X) pada huruf a,b, c atau d pada jawaban yang tepat!


1. Program aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan oleh microsoft dan beroperasi pada system operasi windows adalah ….

A. Wordstar B. Ms. Excell C. Ms. Acces D. Lotus 123

2. Dibawah ini yang tidak termasuk program aplikasi pengolah angka, adalah …

A. Quattro Pro C. Wordstar C. Lotus 123 D. Excell

3. Ketika kita akan membuat dokumen baru pada program pengolah angka, kita dapat melakukan melalui menu …

A. File - new B. View - new C. Insert - new D. Format-new

4. Submenu file yang berfungsi untuk menyimpan dokumen dengan nama lain atau format lain adalah …

A. New B. Save C. Open D. Save As

5. Untuk menyisipkan symbol pada program pengolah angka dapat kita lakukan dari menu …

A. File B. Edit C. View D. Insert

6. Perhatikan gambar icon disamping !. Fungsi icon tersebut adalah ….

A. Membuka berkas dokumen yg telah dibuat. C. Mengedit berkas dokumen yang telah dibuat.

B. Mengcopy berkas dokumen yang telah dibuat. D. Menyimpan berkas dokumen yg telah dibuat.

7. Perintah untuk menambahkan Header dan Footer dapat dijalankan dari menu . . .

A. Fomat B.Insert C. View D. File

8. Fungsi dari icon disamping, biasa digunakan pada program pengolah angka untuk.....

A. Menggabungkan dan mengcopy sel C. Menggabungkan dan meratakan sel

B. Menggabung dan mengetengahkan sel D. Menggabungkan dan memindahkan sel

9. Setelah membuat file dokumen kita perlu mengetahui hasil keluarannya. Perintah untuk mencetak dokumen yang telah dibuat adalah ....

A. File – New B. File – Open C. File – Save D.File – Print

10. Gambar icon disamping biasa digunakan pada program pengolah angka untuk.....

Membuat File B. Membuka File C.Mengcopy File D.Menyimpan File

BAB V Mengenal Aplikasi Pengolah Angka Microsoft Excel

Standar kompetensi

· Menggunakan perangkat lunak pengolah angka untuk menghasilkan informasi

Kompetensi Dasar

· Menggunakan menu dan ikon yang terdapat pada perangkat lunak pengolah angka

Topik Yang dibahas

1. Perangkat lunak lembar kerja atau worksheet beserta fungsi ikon dan menu

2. Pembuatan lembar kerja dengan Microsoft excel

1. Perangkat lunak lembar kerja atau worksheet beserta fungsi ikon dan menu

A. Perangkat lunak system operasi dengan program aplikasi pengolah angka

Sistem Operasi sebagai Resources Manager ( Pengelola Sumberdaya )

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal. a) Fungsi Dasar

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna.

Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

b) Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan = membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien = penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi artinya sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.

c) Sejarah Sistem Operasi

Sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan dibagi kedalam empat generasi yaitu :

• Generasi Pertama (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara

langsung.

• Generasi Kedua (1955-1965)

Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

• Generasi Ketiga (1965-1980)

Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

• Generasi Keempat (Pasca 1980an)

Dewasa ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain.

d) Jenis-jenis System Operasi

Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

System operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan system operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan system operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Itulah sebabnya mengapa system operasi yang berbasis GUI seringkali disebut “User Friendly” .

Pada modul ini pembahasan akan terfokus pada sistem operasi berbasis GUI dan akan dipilih MS Windows 98. Pemilihan ini tentu mempunyai alasan, diantaranya telah digunakan secara luas di berbagai kalangan, tanpa mensyaratkan komputer yang sangat canggih (minimal 486 atau 66 MHz), mudah dalam pengoperasiannya, kestabilan sistem cukup baik, serta mampu mengcover perkembangan teknologi (hardware/software).

Perbedaan system operasi dan aplikasi pengolah angka

Sistem operasi

Pengolah angka

1. Sebagai program awal agar computer dapat berfungsi dengan baik

Bukan sebagai program awal dari suatu komputer

2. Landasan bagi program aplikasi yang lain

Bukan sebagai landasan program aplikasi yang lain

3. Bekerjaa dengan mengendalikan software dan hardware

Bekerja untuk keperluan aplikasi pengolah angka itu sendiri

4. Orientasi kerja pada manajemen software,hardware, dan file

Orientasi kerja pada pengelolaan angka

B. Kegunaan program pengolah angka

Perangkat lunak pengolah angka adalah buku kerja elektronik yang terdiri dari beberapa lembar kerja (sheet) yang berorientasi pada pengolahan data angka dan data base (pengolah data).

Perangkat lunak lain yang berorientasi pengolah angka seperti Lotus 123 for windows , Quattro-Pro, dan SuperCalc. Proses atau kegiatan yang dapat dilakukan oleh Microsoft excel antara lain adalah;

· Perhitungan dengan rumus sederhana

· Perhitungan dengan rumus kompleks

· Perhitungan statistika

· Perhitungan dengan keuangan

· Pengolah angka menjadi grafik

· Pengolah data base.

C. Letak program pengolah angka

Aplikas pengolah angka Microsoft excel merupakan aplikasi paket Microsoft office (word, excel,powerpoint, front page) yang dapat diinstal pada system operasi windows 95,98, 2000,ME,NT, XP, dan 2003.

Exel 2,0 dan 5,5 digunakan pada windows 3.0 dan windows 3.11 workgroup. Kemudian windows 95 mulai diperkenalkan excel 4.3 dan 7.0 , kemudian muncullah operasi windows 98 relase 97 dan Microsoft excel 2000 sampai dengan Microsoft excel 2003 dan kemudian muncullah Microsoft office 2007 di dalamnya Microsoft excel 2007, sekarang Microsoft office 2010 didalamnya Microsoft excel 2010

D. Pengaktifan program Microsoft excel

1. Cara membuka Microsoft excel 2007 menu start

Klik start-all program –microsoft office-microsoft office excel 2007.

2. Pengaktifan program melalui ikon shortcut pada destop

Klik kanan pada tampilan desktop –new-shortcut-kotak dialog create Microsoft excel.

Cara membuka ; Klik kanan shortcut excel pada desktop –open

3. Pengaktifan melalui jendela run

Klik menu star –run-ketik excel pata kotak isian open –ok

Lingkungan buku kerja excel terdiri dari :

* Title bar

Judul nama buku kerja (workbook ) terletak pada bagian kiri atas jendela excel.

* Menu bar disebut menu pull-down

Terletak dalam bentuk teks salah satu huruf terdapat garis bawah. Ada 9 menu terdiri dari file, edit, view, insert,format,tools,data,window, help.

* Pointer

Penunjuk posisi sel

* Toolbar

Kelompok ikon-ikon (perintah dalam bentuk gambar)yang berfungsi untuk mempermudah dan mempercepat suatu perintah. Terdiri dari toolbar formatting dan toolbar Standard.

Standar kompetensi

· Menggunakan perangkat lunak pengolah angka untuk menghasilkan informasi

Kompetensi Dasar

· Menggunakan menu dan ikon yang terdapat pada perangkat lunak pengolah angka

Topik Yang dibahas

1. Perangkat lunak lembar kerja atau worksheet beserta fungsi ikon dan menu

2. Pembuatan lembar kerja dengan Microsoft excel

1. Perangkat lunak lembar kerja atau worksheet beserta fungsi ikon dan menu

A. Perangkat lunak system operasi dengan program aplikasi pengolah angka

Sistem Operasi sebagai Resources Manager ( Pengelola Sumberdaya )

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal. a) Fungsi Dasar

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna.

Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

b) Sasaran Sistem Operasi

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan = membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien = penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi artinya sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.

c) Sejarah Sistem Operasi

Sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan dibagi kedalam empat generasi yaitu :

• Generasi Pertama (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara

langsung.

• Generasi Kedua (1955-1965)

Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

• Generasi Ketiga (1965-1980)

Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

• Generasi Keempat (Pasca 1980an)

Dewasa ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain.

d) Jenis-jenis System Operasi

Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

System operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan system operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan system operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Itulah sebabnya mengapa system operasi yang berbasis GUI seringkali disebut “User Friendly” .

Pada modul ini pembahasan akan terfokus pada sistem operasi berbasis GUI dan akan dipilih MS Windows 98. Pemilihan ini tentu mempunyai alasan, diantaranya telah digunakan secara luas di berbagai kalangan, tanpa mensyaratkan komputer yang sangat canggih (minimal 486 atau 66 MHz), mudah dalam pengoperasiannya, kestabilan sistem cukup baik, serta mampu mengcover perkembangan teknologi (hardware/software).

Perbedaan system operasi dan aplikasi pengolah angka

Sistem operasi

Pengolah angka

1. Sebagai program awal agar computer dapat berfungsi dengan baik

Bukan sebagai program awal dari suatu komputer

2. Landasan bagi program aplikasi yang lain

Bukan sebagai landasan program aplikasi yang lain

3. Bekerjaa dengan mengendalikan software dan hardware

Bekerja untuk keperluan aplikasi pengolah angka itu sendiri

4. Orientasi kerja pada manajemen software,hardware, dan file

Orientasi kerja pada pengelolaan angka

B. Kegunaan program pengolah angka

Perangkat lunak pengolah angka adalah buku kerja elektronik yang terdiri dari beberapa lembar kerja (sheet) yang berorientasi pada pengolahan data angka dan data base (pengolah data).

Perangkat lunak lain yang berorientasi pengolah angka seperti Lotus 123 for windows , Quattro-Pro, dan SuperCalc. Proses atau kegiatan yang dapat dilakukan oleh Microsoft excel antara lain adalah;

· Perhitungan dengan rumus sederhana

· Perhitungan dengan rumus kompleks

· Perhitungan statistika

· Perhitungan dengan keuangan

· Pengolah angka menjadi grafik

· Pengolah data base.

C. Letak program pengolah angka

Aplikas pengolah angka Microsoft excel merupakan aplikasi paket Microsoft office (word, excel,powerpoint, front page) yang dapat diinstal pada system operasi windows 95,98, 2000,ME,NT, XP, dan 2003.

Exel 2,0 dan 5,5 digunakan pada windows 3.0 dan windows 3.11 workgroup. Kemudian windows 95 mulai diperkenalkan excel 4.3 dan 7.0 , kemudian muncullah operasi windows 98 relase 97 dan Microsoft excel 2000 sampai dengan Microsoft excel 2003 dan kemudian muncullah Microsoft office 2007 di dalamnya Microsoft excel 2007, sekarang Microsoft office 2010 didalamnya Microsoft excel 2010

D. Pengaktifan program Microsoft excel

1. Cara membuka Microsoft excel 2007 menu start

Klik start-all program –microsoft office-microsoft office excel 2007.

2. Pengaktifan program melalui ikon shortcut pada destop

Klik kanan pada tampilan desktop –new-shortcut-kotak dialog create Microsoft excel.

Cara membuka ; Klik kanan shortcut excel pada desktop –open

3. Pengaktifan melalui jendela run

Klik menu star –run-ketik excel pata kotak isian open –ok

Lingkungan buku kerja excel terdiri dari :

* Title bar

Judul nama buku kerja (workbook ) terletak pada bagian kiri atas jendela excel.

* Menu bar disebut menu pull-down

Terletak dalam bentuk teks salah satu huruf terdapat garis bawah. Ada 9 menu terdiri dari file, edit, view, insert,format,tools,data,window, help.

* Pointer

Penunjuk posisi sel

* Toolbar

Kelompok ikon-ikon (perintah dalam bentuk gambar)yang berfungsi untuk mempermudah dan mempercepat suatu perintah. Terdiri dari toolbar formatting dan toolbar Standard.



Arsip Blog

  • ▼  2011 (5)
    • ►  April (4)
    • ▼  Maret (1)
      • Jaringan Internet

Mengenai Saya

Foto saya
Say Saripudin, S.ST
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
saya lulusan Sekolaah Tinggi Penerbangan dan Kuliah STKIP Jurusan Matematika Dan Politeknik Bandung dan Saya Mengajar di SMKN 1 Babelan dan SMAN 1 Tambelang serta SMK Teknologi Assy-Syifa
Lihat profil lengkapku

materi excel sman 1 tambelang

I. Pendahulua

  1. Mulai Microsoft Excel

Menggunakan Start menu program

Ø Klik Start

Ø Pilih menu Program/All Program, kemudian pilih Microsoft Office

Ø Klik Microsoft Excel.

Menggunakan Shortcut pada Desktop

Ø Klik kiri dua kali dengan cepat pada ikon Microsoft Excel pada layar Desktop.

Ø Layar Microsoft. Excel akan tampil di layar.

  1. Mengenal Jendela Excel

a) Sel : pertemuan antara baris dan kolom

b) Kolom : huruf-huruf yang menunjukkan kolom-kolom pada lembar kerja.

c) Baris : angka-angka yang menunjukkan baris-baris pada lembar kerja.

d) Formula Bar : menampilkan karakter yang diketikkan pada sel yang dipilih.

e) Name Box : alamat sel aktif

f) Sheet aktif : lembar kerja aktif bagian dari workbook.




  1. Mengenal Tipe Data Excel

Ø Data Teks à data kombinasi angka,karakter,spasi dll yang dibaca dengan format data teks.

Ø Data Angka (numeric) à data angka terdiri dari 1,2,3,4,5,6,7,8,9,0.

Ø Data Tanggal/Waktu à data angka yang diformat dalam data tanggal dan waktu.

II. Operasi Dasar Satu

  1. Mengaktifkan Toolbars

Ø Klik Menu View

Ø Klik Toolbars

Ø Pilih Kelompok toolbars yang ingin diaktifkan. à Standard, Formatting, Drawing.

Ø Icon toolbars akan muncul dilayar.




  1. Memasukkan Data

Ø Klik Sel yang akan diketikkan data.

Ø Ketikkan data yang dikehendaki. Data yang diketikkan akan tampilkan pada Sel aktif dan pada Formula Bar.

Ø Tekan Enter (pada keyboard).

  1. Menghapus Data (Delete)

Ø Pilih sel yang datanya ingin dihapus.

Ø Klik Delete (pada keyboard).

  1. Mencopy Data (Copy – Paste)

Ø Blok pada teks atau klik pada gambar yang ingin dicopy.

Ø Klik menu Edit, kemudian klik Copy atau klik icon Copy pada toolbar Standard.

Ø Letakkan kursor pada lokasi tujuan.

Ø Klik menu Edit, kemudian pilih Paste, klik icon Paste pada toolbar Standard

Ø Maka hasil pengkopian akan diletakkan sesuai dengan letak kursor point 3

  1. Memindahkan Data (Cut – Paste)

Ø Blok pada teks atau klik pada gambar yang ingin dipindah.

Ø Klik menu Edit, kemudian klik Cut atau klik icon Cut pada toolbar Standard.

Ø Letakkan kursor pada lokasi tujuan.

Ø Klik menu Edit, kemudian pilih Paste, klik icon Paste pada toolbar Standard

Ø Maka hasil pemindahan diletakkan sesuai dengan letak kursor point 3.

  1. Mengedit Data (F2)

Ø Pilih Sel yang akan diedit datanya.

Ø Klik kiri 2x cepat pada sel tersebut atau tekan F2 (pada Keyboard) atau klik Formula Bar, sehingga muncul kursor pada sel.

Ø Lakukan edit data / mengubah data yang dikehendaki. Untuk memindahkan kursor gunakan tombol anak panah (pada keyboard).

Ø Tekan Enter atau klik sel lain untuk mengakhiri

  1. Mengurutkan data (Sort)

Ø Blok Semua Data Pada Tabel

Ø Klik Menu Data

Ø Klik Sort

Ø Tentukan Range Sel Data Yang Dipilih Untuk Diurutkan Pertama Kali Pada Kotak Sort By

Ø Tentukan Pilihan Pengurutan Ascending (A – Z) Atau Descending (Z – A)

Ø Pada My List Has Pilih Pada Option Header Row, kemudian Klik Ok

  1. Mencari Data (Find)

Ø Klik Menu Edit

Ø Klik Find

Ø Masukkan data yang ingin dicari pada kotak Find What

Ø Klik Find Next

Ø Untuk mengakiri, klik Close.

  1. Merubah Otomatis (Replace)

Ø Klik Menu Edit

Ø Klik Replace

Ø Masukkan data yang ingin diganti/dirubah pada kotak Find What

Ø Masukkan data baru pada kotak Replace With

Ø Klik Replace All.

Ø Untuk mengakiri, klik Close.

  1. Membuat Penomoran Otomatis

Ø Ketik data angka pada sel yaitu : 1.

Ø Tekan enter.

Ø Ketik data angka pada sel yaitu : 2.

Ø Tekan enter.

Ø Blok Sel-sel yang ada data 1 dan 2 tersebut.

Ø Letakkan pointer mouse disudut bawah pada sel yang ada data angka 2, sehingga secara otomatis berubah menjadi tanda + (plus).

Ø Tekan dan Tahan, digeser sesuai keinginan sampai data-data tesebut berurutan.

III. Operasi Dasar Dua

1. Mengelola Worksheet

Memilih Sheet Secara Berurutan

Ø Klik Tab Sheet Yang Dikehendaki Pada Bagian Bawah Workbook, Sehingga Muncul Layar Kerja Pada Worksheet Yang Dipilih

Ø Untuk Memilih Sheet Lebih Dari Satu Secara Berurutan, Gunakan Tombol Shift Pada Keyboard Bersamaan Memilih Sheet Yang Lain

Ø Untuk Membatalkan Pemilihan Sheet Lebih Dari Satu, Gunakan Klik Kanan Mouse , Kemudian Pilih Ungroup Sheet

Menyisipkan Worksheet

Ø Pilih Worksheet Dimana Sheet Yang Baru Akan Disisipkan

Ø Klik Menu Insert

Ø Pilih Worksheet

Ø Worksheet Baru Dengan Nomor Sheet Terakhir Akan Muncul Di Sebelah Kiri Worksheet Yang Dipilih

Menghapus Worksheet

Ø Klik Kanan Mouse Pada Worksheet Yang Akan Dihapus

Ø Pilih Delete

Ø Klik Ok

Mengganti Nama Worksheet

Ø Klik Dua Kali Tab Sheet Yang Akan Diganti Namanya Atau Klik Kanan Dan Pilih Rename

Ø Ketik Nama Baru Pada Sheet Yang Diblok

Ø Tekan Enter

Mencopy Dan Memindah Worksheet

Ø Pilih Worksheet Yang Akan Disalin Atau Dipindah

Ø Klik Menu Edit

Ø Klik Move Or Copy

Ø Tentukan Pilihan Workbook Sebagai Tujuan Penyalinan Atau Pemindahan Pada Kotak To Book

Ø Tentukan Lokasi Penyalinan Atau Pemindahan Worksheet Pada Kotak Before Sheet

Ø Tentukan Pilihan Untuk Menyalin Pada Kotak Create A Copy

Ø Klik Ok

2. Menyisipkan Baris/Kolom/Sel

Ø Pilih Baris atau Kolom yang akan disisipi.

Ø Klik Menu Insert, pilih Row untuk menyisipkan Baris, atau Columns untuk menyisipkan Kolom.

3. Menghapus Baris/Kolom/Sel

Ø Pilih Baris atau Kolom yang akan dihapus.

Ø Klik Menu Edit, kemudian pilih Delete.

4. Menggabungkan Sel (Merge&Center)

Ø Blok Sel-Sel yang ingin digabungkan menjadi satu Sel.

Ø Klik icon Merge and Center pada toolbars Formating.

Ø Maka Sel-Sel tersebut akan bergabung menjadi Satu Sel.

Ø Perlu diingat bahwa Sel-Sel yang ingin digabungkan hanya satu Sel yang boleh ada datanya, sedangkan Sel yang lain kosong (tidak ada datanya).

5. Menengahkan Data Sel

Ø Klik Sel atau Blok data pada sel yang ingin ditengahkan.

Ø Klik icon Center pada toolbars Formating.

Ø Untuk membatalkan perintah, klik icon Center kembali.

IV. Mengatur Huruf dan Data

  1. Mengatur Format Tampilan Huruf (Format – Cells – Font)

Ø Blok data yang ingin diatur tampilan hurufnya.

Ø Klik menu Format.

Ø Klik Cells

Ø Muncul kotak dialog Format Cells

Ø Pilih Tab Font

Ø Tentukan format font yang dikehendaki

v Kotak Font : untuk mengubah jenis huruf.

v Kotak Font Style : untuk mengubah bentuk huruf tebal/miring.

v Kotak Size : untuk mengubah ukuran huruf.

v Kotak Underline : untuk memberi garis bawah pada huruf.

v Kotak Effects:

v Pilihan Striketrought : untuk memberi garis tengah pada huruf.

v Pilihan Superscript : untuk tampilan huruf kecil dibagian atas.

v Pilihan Subscript : untuk tampilan huruf kecil dibagian bawah.

v Kotak Color : untuk memberi warna pada huruf.

v Klik OK

v Atau bisa menggunakan pada kelompok icon toolbars formating.

  1. Meratakan Tampilan Data (Format – Cells – Alignment)

v Blok data/teks yang ingin diatur perataannya.

v Klik menu Format.

v Klik Cells

v Muncul kotak dialog Format Cells

v Pilih Tab Alignment.

v Tentukan perataan data pada kotak Alignment.

Ø Kotak Horizontal : digunakan untuk perataan secara horisontal.

ü Pilihan General : untuk perataan standart.

ü Pilihan Left : untuk rata kiri.

ü Pilihan Center : rata tengah.

ü Pilihan Right : untuk rata kanan.

ü Pilihan Justify : untuk rata kanan-kiri

ü Pilihan Center across selection : untuk rata tengah terhadap range sel yang dipilih.

Ø Kotak Vertical : digunakan untuk mengatur perataan secara Vertikal.

ü Pilihan Top : untuk rata atas

ü Pilihan Center : untuk rata tengah.

ü Pilihan Bottom : untuk rata bawah.

ü Pilihan Justify : untuk rata kanan-kiri.

Ø Kotak Text Control : digunakan untuk mengatur penggabungan sel.

ü Pilihan Wrap Text : untuk memadatkan data dalam satu sel.

ü Pilihan Shrink to fit : untuk menyesuaikan ukuran huruf data pada ukuran sel.

ü Pilihan Merge Cells : untuk menggabungkan beberapa range sel (sel-sel yang diblok) yang dipilih.

v Klik OK

V. Pengaturan Kolom dan Baris

  1. Mengatur Lebar Kolom

Ø Pilih Kolom yang akan diatur.

Ø Klik Menu Format, kemudian pilih Column.

Ø Klik Width.

Ø Tentukan / isi ukuran Kolom pada kotak Column Width.

Ø Klik OK

  1. Mengatur Tinggi Baris

Ø Pilih Baris yang akan diatur.

Ø Klik Menu Format, kemudian pilih Row.

Ø Klik Height

Ø Tentukan / isi ukuran Baris pada kotak Row Height.

Ø Klik OK

  1. Menyembunyikan Baris/Kolom (Hide/Unhide)

Ø Klik Baris/Kolom yang ingin disembunyikan

Ø Klik Menu Format

Ø Klik Row/Column

Ø Klik Hide

Ø Maka Baris/Kolom akan disembunyikan.

Ø Untuk menampilkan kembali Baris/Kolom yang disembunyikan, klik Unhide.

  1. Mengatur Ukuran Kolom/Baris Secara Manual

Ø Klik pada Heading Kolom/Baris, sehingga pointer mouse berubah menjadi pointer 2 anak panak.

Ø Tekan dan tahan mouse bagian kiri, digeser/ditarik sesuai keinginan.

Ø Untuk mengatur lebar Kolom, digeser ke kiri/kanan.

Ø Untuk mengatur tinggi Baris, digeser ke atas/bawah.

VI. Membuka, Menyimpan, Menutup

  1. Membuat Lembar Kerja Baru (New)

Ø Klik Menu File,

Ø Kemudian pilih New atau klik icon New pada toolbar standard.

Ø Klik Ok.

  1. Mengaktifkan WorkSheet

Ø Klik Tab Sheet yang dikehendaki pada bagian bawah workbook, sehingga muncul layar kerja pada worksheet yang dipilih.

Ø Untuk memilih worksheet yang lain, klik Tab Sheet yang lain, maka akan muncul worksheet yang lain pula.

  1. Membuka (Open)

Membuka Workbook

Ø Klik Menu File

Ø Pilih Open, atau klik icon Open pada toolbar standard

Ø Lakukan pemilihan lokasi workbook pada kotak Look in

Ø Pilih nama workbook yang ingin dibuka dan klik pada nama workbook tersebut

Ø Klik Open.

Membuka Workbook di Disket

Ø Klik Menu File

Ø Pilih Open, atau klik icon Open pada toolbar standard

Ø Lakukan pemilihan lokasi workbook di 3 ½ Floppy A: pada kotak Look in

Ø Pilih nama workbook yang ingin dibuka dan klik pada nama workbook tersebut

Ø Klik Open

  1. Menyimpan Dengan Nama File Lain (Save As)

Menyimpan Workbook

Ø Untuk menyimpan workbook pertama kali yang belum pernah disimpan gunakan perintah Save As.

Ø Klik Menu File,

Ø Pilih Save As

Ø Lakukan pemilihan lokasi penyimpanan pada kotak Save in

Ø Ketikkan nama workbook yang diinginkan pada kotak File Name

Ø Klik Save

Menyimpan dalam Disket

Ø Klik Menu File,

Ø Pilih Save As

Ø Lakukan pemilihan lokasi penyimpanan di 3 ½ Floppy A: pada kotak Save in

Ø Ketikkan nama workbook yang diinginkan pada kotak File Name

Ø Klik Save

  1. Menyimpan (Save)

Ø Sedangkan untuk menyimpan workbook yang sudah pernah disimpan gunakan perintah File àSave.

  1. Mengakhiri Excel

Menutup Microsoft Excel

Ø Klik Menu File

Ø Klik Exit

Ø Atau klik tombol silang pada pojok kanan atas Title Bar.

Menutup Workbook Aktif

Ø Klik Menu File

Ø Klik Close

Ø Atau klik tombol silang pada pojok kanan atas Menu Bar.

Ø Apabila workbook aktif tersebut belum disimpan, maka akan muncul kotak dialog sbb :

a. Tombol Yes; digunakan untuk menyimpan workbook sebelum ditutup.

b. Tombol No; digunakan untuk tidak menyimpan workbook.

c. Tombol Cancel; digunakan untuk membatalkan perintah menutup workbook.

VII. Mengatur Tampilan

1. Mengatur Angka (Format – Cells – Number)

v Blok data/teks yang ingin diatur data angkanya.

v Klik menu Format.

v Klik Cells

v Muncul kotak dialog Format Cells

v Pilih Tab Number.

v Pada kotak Category, pilih Number.

v Tentukan penggunaan angka desimal pada kotak Decimal Places.

v Pilihan penggunaan separator dengan memberi tanda centang pada kotak Use 1000 Separator.

v Klik OK

v Untuk mengubah ke format data standart, pilihan pada kotak Category adalah General.

2. Mengatur Rp Indonesian (Accounting)

v Blok data angka pada sel.

v Klik Menu Format.

v Klik Cells.

v Klik Tab Number.

v Pada Kotak Category, pilih Accounting.

v Pada kotak Symbol, pilih Rp. Indonesian.

v Klik OK

v Apabila data pada sel berbentuk ########, maka lebarkan kolom sel tersebut.

3. Mengatur Tanggal (Date)

v Blok data/teks yang ingin diatur data angkanya.

v Klik menu Format.

v Klik Cells

v Muncul kotak dialog Format Cells

v Pilih Tab Number.

v Klik Date pada kotak Category.

v Tentukan dan klik bentuk tanggal pada kotak Type.

v Klik OK

4. Mengatur Waktu (Time)

v Blok data/teks yang ingin diatur data angkanya.

v Klik menu Format.

v Klik Cells

v Muncul kotak dialog Format Cells

v Pilih Tab Number.

v Klik Time pada kotak Category.

v Tentukan dan klik bentuk waktu pada kotak Type.

v Klik OK

VIII. Membuat Garis Tabel dan Grafik

1. Membuat Garis Tabel (Format – Cells – Border)

Ø Pilih sel atau range sel yang akan dibuat garis tabelnya.

Ø Klik Format, kemudian pilih Cells.

Ø Klik Tab Border.

v Tentukan jenis garis yang akan digunakan pada kotak Presets.

v Tentukan bentuk garis pada kotak Style.

v Tentukan warna garis pada kotak Color.

v Tentukan penggunaan sisi garis pada kotak Border.

v Klik kotak Inside

v Klik kotak Outline.

v Perhatikan pada kotak Border.

v Klik OK.

2. Membuat Warna Sel (Format – Cells – Patterns)

v Blok Sel.

v Klik menu Format.

v Klik Cells

v Muncul kotak dialog Format Cells

v Pilih Tab Patterns.

v Klik kotak Patterns dan pilih salah satu gambar yang ada.

v Klik warna pada kotak Color.

v Klik OK.

3. Membuat Grafik (Insert – Chart)

v Blok tabel data.

v Klik Menu Insert.

v Klik Chart.

v Pilih salah satu jenis grafik pada kotak Chart Type dan Chart Sub-Type.

v Klik Next.

v Klik Next.

v Isikan judul grafik pada kotak Chart Title.

v Klik Next.

v Klik Finish.

v Aturlah posisi grafik dengan cara klik pada gambar grafik tersebut dan tahan mouse kiri, kemudian geser ke posisi yang dikehendaki.

IX. Pencetakan

  1. Page Setup

Ø Klik File, kemudian pilih Page Setup

Ø Klik Tab page, tentukan pengaturan format kertas yang dikehendaki.

    1. Kotak Orientasi
    2. Pilihan Portrait : untuk mencetak secara vertical.
    3. Pilihan Landscape : untuk mencetak secara horisontal.
    4. Kotak Scalling
    5. Pilihan Adjust to : untuk skala pencetakan dalam satu halaman.
    6. Kotak Paper Size : digunakan untuk menentukan jenis kertas, contoh pilih LEGAL untuk ukuran F4.

Ø Klik Tab Margins, tentukan pengaturan format halaman yang dikehendaki.

    1. Kotak Top : batas atas.
    2. Kotak Bottom : batas bawah (+1 inchi apabila pilih Portrait).
    3. Kotak Left : batas kiri.
    4. Kotak Right : batas kanan (+1 inchi apabila pilih Landscape).
    5. Pilihan Horizontally : untuk pengaturan secara horisontal berdasarkan lebar kertas.
    6. Pilihan Vertically : untuk pengaturan secara vertikal berdasarkan tinggi kertas.

Ø Klik OK

  1. Print Area

v Blok data yang ingin dicetak.

v Klik Menu File.

v Klik Print Area.

v Klik Set Print Area.

v Maka excel akan mencetak hanya data yang diblok tersebut diatas.

v Untuk membatalkan Print Area, dapat klik Clear Print Area.

  1. Print Preview

Ø Klik File, kemudian pilih Print Preview

    1. Next : menuju halaman berikutnya.
    2. Previos : menuju halaman sebelumnya.
    3. Zoom : memperbesar/memperkecil tampilan.
    4. Print : mencetak halaman ke printer.
    5. Setup : mengaktifkan Page setup.
    6. Margins : menampilkan batas garis pinggir/tepi.
    7. Page Break Preview : membagi halaman worksheet lebih dari satu halaman.
    8. Normal View : menonaktifkan perintah Page Break Preview.
    9. Close : menutup tampialn Print Preview.

  1. Cetak Ke Printer

Ø Blok sel data yang ingin dicetak.

Ø Klik File, kemudian pilih Print Area.

Ø Klik Set Print Area.

Ø Atur Page Setup dan Print Preview

Ø Klik File, kemudian klik Print atau klik icon Print pada toolbars Standard.

Ø Tentukan pencetakan pada kotak page Range

    1. Pilihan All : untuk mencetak semua halaman.
    2. Pilihan Page(s) : untuk mencetak halaman tertentu saja.
    3. Kotak From…… To…..: untuk mengisi nomor halaman yang ingin dicetak.

Ø Klik OK

X. Operasi Gambar dan Obyek

  1. FromFile (Insert – Picture – FromFile)

Ø Klik Menu Insert.

Ø Klik Picture.

Ø Klik FromFile.

Ø Pada kotak LookIn, pilih lokasi penyimpanan gambar.

Ø Pilih salah satu gambar yang dikehendaki.

Ø Pilih tombol Insert.

Ø Gambar akan tampil di area kerja Excel.

  1. AutoShape (Insert – Picture – AutoShapes)

Ø Klik Menu Insert.

Ø Klik Picture.

Ø Klik AutoShapes.

Ø Klik salah satu kategori Autoshapes.

Ø Pilih salah satu gambar Autoshapes.

Ø Gambarlah dengan tekan mouse kiri dan tahan di area kerja excel.

Ø Gambar Autoshape akan tampil di area kerja Excel.

  1. WordArt (Insert – Picture – WordArt)

Ø Klik Menu Insert.

Ø Klik Picture.

Ø Klik WordArt.

Ø Pilih dan 2x klik salah satu bentuk WordArt.

Ø Tuliskan teks pad kotak Edit WordArt Text yang bertuliskan Your Text Here.

Ø Aturlah ukuran huruf pada Icon Size.

Ø Aturlah tebal/miring huruf pada Icon Bold/Italic.

Ø Klik Ok.

Ø WordArt akan tampil di area kerja Excel.

  1. ClipArt (Insert – Picture – ClipArt)

Ø Klik Menu Insert.

Ø Klik Picture.

Ø Klik ClipArt.

Ø Pilih dan klik Organize Clips.

Ø Klik Later.

Ø Klik Office Collections.

Ø 2x Klik pada kategory gambar sebelah kiri.

Ø Pilih gambar sebelah kanan, dan klik simbol segitiga pada gambar tersebut, klik Copy

Ø Klik di area kerja Excel, Klik icon Paste.

Ø Gambar clipart akan tampil di area kerja Excel.

  1. Mengatur Obyek Gambar

Ø Klik pada obyek gambar yang ingin diatur.

Ø Maka disekitar sisi obyek gambar akan muncul Sizing Handle.

Ø Letakkan mouse pointer pada Sizing Handle sehingga mouse pointer berubah menjadi seperti dua mata anak panah.

Ø Tekan dan tahan mouse kiri pada Sizing Handle dan gerakkan untuk memperbesar atau memperkecil ukuran obyek gambar tersebut.

Ø Untuk memindahkan obyek gambar tersebut, klik di tengah gambar dan tekan dan tahan, kemudian geser ke posisi yang diinginkan.

Ø Untuk menghapus obyek gambar, klik pada obyek gambar sehingga muncul Sizing Handle dan tekan tombol Delete pada keyboard.

XI. Menggunakan Rumus dan Fungsi dasar

Membuat Operator Formula

Ø ^ Pemangkatan

Ø * Perkalian

Ø / Pembagian

Ø + Penjumlahan

Ø - Pengurangan

Ø = Sama Dengan

Ø > Lebih Besar

Ø < Lebih Kecil

Ø >= Lebih Besar atau Sama Dengan

Ø <= Lebih Kecil atau Sama Dengan

Ø <> Tidak Sama Dengan

Langkah-Langkah Membuat Formula / Rumus

  1. Pilih Sel yang akan dibuat formula/rumus.
  2. Ketikkan tanda sama dengan ( = ) untuk memulai membuat rumus.
  3. Ketikkan rumus yang dikehendaki.
  4. Tekan Enter (pada keyboard).

Contoh Cara Menggunakan Rumus :

  1. Misalnya pada Sel B2 data angkanya adalah 10
  2. Misalnya pada Sel C2 data angkanya adalah 15
  3. Misalnya pada Sel D2 data angkanya adalah 20
  4. Pilih Sel yang akan dibuat rumus, misal di sel E2.
  5. Ketik à =B2+C2+D2
  6. Tekan Enter
  7. Keterangan B2, C2, D2 merupakan alamat sel yang ada data angkanya yaitu 10+15+20.
  8. Maka pada sel E2 data angkanya adalah 45.
  9. Latihan membuat rumus pengurangan, pembagian, perkalian dengan menggunakan cara yang sama sesuai Operator Formula.

Ø Langkah Contoh Cara Menggunakan Rumus Fungsi

Rumus Fungsi SUM

  1. Klik pada sel E2
  2. Ketik sama dengan à =
  3. Ketik à SUM
  4. Ketik kurung bukaà (
  5. Blok sel B2, C2, D2 yang ingin dijumlahkan à B2:D2
  6. Ketik kurung tutup à )
  7. Atau langsung tekan Enter
  8. Maka pada sel E2 akan terdapat hasil penjumlahan yaitu 45.
  9. =SUM(B2:D2) dan tekan enter
  10. 10+15+20= 45

Rumus Fungsi AVERAGE

  1. Klik pada sel E2
  2. Ketik sama dengan à =
  3. Ketik à AVERAGE
  4. Ketik kurung bukaà (
  5. Blok sel B2, C2, D2 yang ingin dijumlahkan à B2:D2
  6. Ketik kurung tutup à )
  7. Atau langsung tekan Enter
  8. Maka pada sel E2 akan terdapat hasil penjumlahan yaitu 15.
  9. =AVERAGE(B2:D2) dan tekan enter
  10. (10+15+20)/3= 15

Rumus Fungsi MAX

  1. Klik pada sel E2
  2. Ketik sama dengan à =
  3. Ketik à MAX
  4. Ketik kurung bukaà (
  5. Blok sel B2, C2, D2 yang ingin dijumlahkan à B2:D2
  6. Ketik kurung tutup à )
  7. Atau langsung tekan Enter
  8. Maka pada sel E2 akan terdapat hasil penjumlahan yaitu 20.
  9. =MAX(B2:D2) dan tekan enter
  10. 10,15,20= 20

Rumus Fungsi MIN

  1. Klik pada sel E2
  2. Ketik sama dengan à =
  3. Ketik à MIN
  4. Ketik kurung bukaà (
  5. Blok sel B2, C2, D2 yang ingin dijumlahkan à B2:D2
  6. Ketik kurung tutup à )
  7. Atau langsung tekan Enter
  8. Maka pada sel E2 akan terdapat hasil penjumlahan yaitu 10.
  9. =MIN(B2:D2) dan tekan enter
  10. 10,15,20= 10

Cara Mencopy Rumus :

  1. Setelah membuat rumus/formula tersebut diatas, maka aktifkan pointer mouse pada sel teratas tersebut yang telah berisi rumus/formula.
  2. Arahkan pointer mouse pada bagian sudut kanan bawah sel tersebut (ke bagian Fill Handle) hingga pointer mouse otomatis berubah menjadi tanda Plus (+) berwarna hitam.
  3. Klik Fill Handle dan geser pointer mouse sampai pada sel terakhir yang akan diisi rumus sehingga rumus akan disalin/dicopy secara otomatis.

Prosedur Penulisan Rumus dan Fungsi

Setiap rumus harus diawali dengan penulisan menggunakan tanda sama dengan ( = ).

  1. Operator Matematika

Operator

Keterangan

Contoh

( )

Mengelompokkan tingkat perhitungan

Operasi matematika

=(8*2)-(2+3) à 11

+

Plus / Tambah

=10+5 à 15

-

Minus / Kurang

=15-3 à 12

*

Perkalian

=4*5 à 20

/

Pembagian

=45/5 à 9

%

Persen

=70*25% à 17.5

  1. Operator Data

Operator

Tanda

Keterangan

Contoh

“ “

Tanda Petik Ganda

Untuk type data teks

=IF(A2=”A”,”Lulus”,”Gagal”)

$

Tanda Absolut

Untuk type data teks

=($B$2*C5)/2

:

Tanda Titik Dua

Untuk blok/range

seluji-1 sampai dengan seluji-n

=SUM(A2:A10)

  1. Operator Pembanding

Operator

Keterangan

Contoh

&

Menggabungkan dua data teks/rumus

=”SMP”&”Kragan”

=

Sama dengan

=IF(A2=”A”, ...

<

Kurang dari

=IF(D2<100, ...

>

Lebih dari

=IF(D2>50, ...

<=

Kurang dari Sama dengan

=IF(D2<=100, ...

>=

Lebih dari Sama dengan

=IF(D2>=50, ...

< >

Tidak sama dengan

=IF(D2<>”Komputer”, ...

  1. Operator Pemisah Antarsyarat

Operator

Keterangan

Regional Setting

Contoh

,

Koma

English(United States)

=IF(A2=”A”,”Lulus”,”Gagal”)

;

Titik Koma

Indonesian

=IF(A2=”A”;”Lulus”;”Gagal”)

KATEGORI RUMUS DAN FUNGSI

1. SUM

Fungsi untuk menghasilkan total penjumlahan.

Bentuk =SUM(angka1,angka2,angka3,.....)

Keterangan :

Ø Angka1,angka2,angka3,..... merupakan nilai-nilai data yang akan dicari nilai totalnya.

Contoh Rumus

Keterangan

=SUM(3,2)

Mencari nilai total penjumlahan dari 3 dan 2, maka hasilnya 5

=SUM(A2:A15)

Mencari nilai total dari range A2 sampai dengan A15

1 AVERAGE

Fungsi untuk menghasilkan nilai rata-rata.

Bentuk =AVERAGE(angka1,angka2,angka3,.....)

Keterangan :

Ø Angka1,angka2,angka3,..... merupakan nilai-nilai data yang akan dicari nilai rata-ratanya.

Contoh Rumus

Keterangan

=AVERAGE(4,6)

Mencari nilai rata-rata dari 4 dan 6, maka hasilnya 5

=AVERAGE(A2:A15)

Mencari nilai rata-rata dari range A2 sampai dengan A15

2 MAX

Fungsi untuk mencari nilai terbesar/tertinggi dari sederetan bilangan.

Bentuk =MAX(angka1,angka2,angka3,.....)

Keterangan :

Ø Angka1,angka2,angka3,..... merupakan sederetan bilangan yang akan dicari nilai tertingginya.

Contoh Rumus

Keterangan

=MAX(3,2)

Mencari nilai tertinggi dari 3 dan 2, maka hasilnya 3

=MAX(A2:A15)

Mencari nilai tertinggi dari range A2 sampai dengan A15

3 MIN

Fungsi untuk mencari nilai terkecil/terendah dari sederetan bilangan.

Bentuk =MIN(angka1,angka2,angka3,.....)

Keterangan :

Ø Angka1,angka2,angka3,..... merupakan sederetan bilangan yang akan dicari nilai terendahnya.

Contoh Rumus

Keterangan

=MIN(3,2)

Mencari nilai terendah dari 3 dan 2, maka hasilnya 2

=MIN(A2:A15)

Mencari nilai terendah dari range A2 sampai dengan A15

4 IF TUNGGAL

Fungsi untuk menghasilkan nilai berdasarkan 2 kondisi/syarat.

Bentuk =IF(Logika,nilai jika syarat benar,nilai jika syarat salah)

Keterangan :

Ø Logika, diisi seluji dengan menggunakan operator pembanding dan kondisi/syarat.

Ø Nilai jika syarat benar, diisi dengan nilai yang dihasilkan apabila logika bernilai benar.

Ø Nilai jika syarat salah, diisi dengan nilai yang dihasilkan apabila logika bernilai salah.

Contoh Rumus

Keterangan

=IF(A2<80,”TL”,”L”)

Jika nilai kurang dari 80 maka TL, jika nilai lebih dari 80 maka L

=IF(A2=”L”,100,50)

Jika nilai adalah L maka 100, jika nilai selain L maka 50

Ket : Jika syarat bertype data teks, maka teks diapit oleh tanda petik ganda à “ teks“

Ket : Jika syarat bertype data angka, maka angka tidak menggunakan tanda petik ganda

5 IF GANDA

Fungsi untuk menghasilkan nilai berdasarkan lebih dari 2 kondisi/syarat.

Bentuk =IF(Logika1,nilai jika syarat1 benar,IF(Logika2,nilai jika syarat2 benar,IF(Logika3,nilai jika syarat3 benar,nilai jika semua syarat salah))) à........ dan seterusnya.

Keterangan :

Ø Logika1,Logika2,Logika3,.... diisi seluji dengan menggunakan operator pembanding dan kondisi/syarat.

Ø Nilai jika syarat1 benar, Nilai jika syarat2 benar, Nilai jika syarat3 benar,.... diisi dengan nilai yang dihasilkan apabila logika bernilai benar.

Ø Nilai jika semua syarat salah, diisi dengan nilai yang dihasilkan apabila logika bernilai salah.

Contoh Rumus

Keterangan

=IF(A2=10,”A”,IF(A2=9,”B”,IF(A2=8,”C”,”D”)))

Jika nilai 10 maka A, jika nilai 9 maka B,

Jika nilai 8 maka C, jika selain nilai tersebut maka D.

Ket: Kurung tutup dan buka à ( ) mengikuti jumlah IF yang digunakan dalam rumus.

6 CONCATENATE

Fungsi untuk menggabungkan beberapa data teks.

Bentuk =CONCATENATE(teks1,teks2,......)

Keterangan :

Ø Teks1,teks2,..... merupakan teks yang akan digabung. Teks dapat berupa string, angka, atau alamat sel.

Ø Tanda & berfungsi untuk menggabungkan beberapa teks tersebut. Tanda & mempunyai nilai sama dengan CONCATENATE.

Contoh Rumus

Keterangan

=CONCATENATE(“SMP “,”1”,” KRAGAN”)

Hasilnya adalah SMP 1 KRAGAN

=A1&B4

Hasilnya adalah gabungan dari data sel A1 dan B4

7 LEFT

Fungsi untuk mengambil beberapa huruf dari suatu data teks dari posisi sebelah kiri.

Bentuk =LEFT(teks,jumlah_karakter)

Keterangan :

Ø Teks, adalah teks atau alamat sel (seluji) yang akan diambil karakternya.

Ø Jumlah_karakter, adalah jumlah digit karakter yang akan diambil dari teks.

Contoh Rumus

Keterangan

=LEFT(A3,2)

Mengambil 2 karakter dari sebelah kiri pada sel A3. jika data teks pada sel A3 adalah KRAGAN, maka hasil yang ditampilkan adalah KR.

=LEFT(A2,4)

Mengambil 4 karakter dari sebelah kiri pada sel A2. jika data teks pada sel A2 adalah KRAGAN, maka hasil yang ditampilkan adalah KRAG.

8 MID

Fungsi untuk mengambil beberapa huruf dari suatu data teks dari posisi bagian tengah.

Bentuk =MID(teks,nomor_urut_mulai,jumlah_karakter)

Keterangan :

Ø Teks, adalah teks atau alamat sel (seluji) yang akan diambil karakternya.

Ø Nomor_urut_mulai, adalah nilai numerik yang menunjukkan posisi dimulainya pengambilan karakter yang dihitung dari posisi sebelah kiri.

Ø Jumlah_karakter, adalah jumlah digit karakter yang akan diambil dari teks.

Contoh Rumus

Keterangan

=MID(A2,3,4)

Mengambil karakter mulai nomor urut 3 sebanyak 4 karakter dari sel A2 adalah YUDHISHIP, maka hasil yang ditampilkan adalah DHIS.

=MID(“yudhiship”,4,3)

Mengambil karakter mulai nomor urut 4 sebanyak 3 karakter dari data teks “yudhiship”, maka hasil yang ditampilkan adalah his.

9 RIGHT

Fungsi untuk mengambil beberapa huruf dari suatu data teks dari posisi sebelah kanan.

Bentuk =RIGHT(teks,jumlah_karakter)

Keterangan :

Ø Teks, adalah teks atau alamat sel (seluji) yang akan diambil karakternya.

Ø Jumlah_karakter, adalah jumlah digit karakter yang akan diambil dari teks.

Contoh Rumus

Keterangan

=RIGHT(A3,2)

Mengambil 2 karakter dari sebelah kanan pada sel A3. jika data teks pada sel A3 adalah KRAGAN, maka hasil yang ditampilkan adalah AN.

=RIGHT(A2,4)

Mengambil 4 karakter dari sebelah kanan pada sel A2. jika data teks pada sel A2 adalah KRAGAN, maka hasil yang ditampilkan adalah AGAN.

11. VALUE

Fungsi untuk mengubah data bertype teks menjadi data bertype angka/numerik.

Bentuk =VALUE(teks)

Keterangan :

Ø Teks adalah data teks yang penulisannya diapit dengan tanda petik ganda (“teks”) atau diawali dengan alamt sel.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=VALUE(“$2,000”)

Nilai numerik dari teks “$2,000”

2000

=VALUE(“16:48:00”)

Nilai numerik dari teks “16:48:00”

16:48:00

12. PROPER

Fungsi untuk mengganti karakter pertama dari data teks menjadi huruf kapital (huruf besar).

Bentuk =PROPER(teks)

Keterangan :

Ø Teks adalah data teks atau alamat sel yang akan diubah karakternya.

Contoh Rumus

Keterangan

=PROPER(“yudhi setyono”)

Mengubah data teks tersebut menjadi Yudhi Setyono

=PROPER(A3)

Mengubah data teks pada sel A3

13. UPPER

Fungsi untuk mengubah penulisan data teks menjadi huruf kapital (huruf besar) semua.

Bentuk =UPPER(teks)

Keterangan :

Ø Teks adalah data teks atau alamat sel yang akan diubah karakternya.

Contoh Rumus

Keterangan

=UPPER(“yudhi setyono”)

Mengubah data teks tersebut menjadi YUDHI SETYONO

=UPPER(A3)

Mengubah data teks pada sel A3

14. LOWER

Fungsi untuk mengubah penulisan data teks menjadi huruf kecil semua.

Bentuk =LOWER(teks)

Keterangan :

Ø Teks adalah data teks atau alamat sel yang akan diubah karakternya.

Contoh Rumus

Keterangan

=LOWER(“YUDHI SETYONO”)

Mengubah data teks tersebut menjadi yudhi setyono

=LOWER(A3)

Mengubah data teks pada sel A3

15. ROUND

Fungsi untuk pembulatan data angka sampai jumlah digit desimal tertentu.

Bentuk =ROUND(angka,jumlah_digit)

Keterangan :

Ø Angka, adalah nilai numerik atau alamat sel yang datanya akan dibulatkan.

Ø Jumlah_digit adalah jumlah digit desimal yang akan dibulatkan.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=ROUND(2.15,1)

Membulatkan 2.15 dengan 1 digit desimal.

2.2

=ROUND(2.51,0)

Membulatkan 2.51 dengan 0 digit desimal (tanpa desimal)

3

=ROUND(A3,2)

Membulatkan data angka pada sel A3 dengan 2 digit desimal

2.15

16. ROUNDDOWN

Fungsi untuk pembulatan data angka ke bawah.

Bentuk =ROUNDDOWN(angka,jumlah_digit)

Keterangan :

Ø Angka, adalah nilai numerik atau alamat sel yang datanya akan dibulatkan.

Ø Jumlah_digit adalah jumlah digit desimal yang akan dibulatkan.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

= ROUNDDOWN(A3,0)

Membulatkan data angka pada sel A3 dengan 0 digit desimal (tanpa desimal), misal datanya 3.2

3

= ROUNDDOWN(5.6,0)

Membulatkan 5.6 dengan 0 digit desimal (tanpa desimal)

5

17. ROUNDUP

Fungsi untuk pembulatan data angka ke atas.

Bentuk =ROUNDUP(angka,jumlah_digit)

Keterangan :

Ø Angka, adalah nilai numerik atau alamat sel yang datanya akan dibulatkan.

Ø Jumlah_digit adalah jumlah digit desimal yang akan dibulatkan.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=ROUNDUP(A3,0)

Membulatkan data angka pada sel A3 dengan 0 digit desimal (tanpa desimal), misal datanya 3.2

4

=ROUNDUP(5.6,0)

Membulatkan 5.6 dengan 0 digit desimal (tanpa desimal)

6

18. TRUNC

Fungsi untuk menghasilkan nilai desimal/pecahan tanpa memperhatikan faktor pembulatan.

Bentuk =TRUNC(angka,jumlah_digit)

Keterangan :

Ø Angka, adalah nilai numerik atau alamat sel yang datanya akan dibulatkan.

Ø Jumlah_digit adalah jumlah digit desimal yang dibutuhkan.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=TRUNC(45.769,0)

Mengambil bilangan bulat dari nilai 45.769 dengan jumlah digit desimal 0

45

=TRUNC(45.769,1)

Mengambil bilangan bulat dari nilai 45.769 dengan jumlah digit desimal 1

45.7

19. INT

Fungsi untuk mencari hasil nilai dengan mengabaikan/menghilangkan nilai desimal/pecahannya.

Bentuk =INT(angka)

Keterangan :

Ø Angka adalah nilai numerik atau alamat sel yang datanya akan dibulatkan.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=INT(8.9)

Membulatkan nilai 8.9

8

=INT(10/3)

Membulatkan hasil pembagian nilai 10 dan 3

3

20. RANK

Fungsi untuk menghasilkan nomor urut peringkat suatu nilai dalam suatu daftar nilai.

Bentuk =RANK(angka,range_data,urutan)

Keterangan :

Ø Angka, adalah nilai atau alamat sel yang akan dicari nomor urutnya.

Ø Range_data, adalah sebuah array atau alamat sel yang berisi daftar nilai yang merupakan data angka dan tekan F4.

Ø Urutan adalah nilai yang menentukan urutan bilangan. Jika 0 atau dihilangkan berarti mengurutkan nilai secara Descending (Z-A). Jika 1 berarti mengurutkan nilai secara Ascending (A-Z).

Contoh Rumus

Keterangan

=RANK(A3,$A$3:$A$5,0)

Mencari urutan peringkat sel A3 secara Descending

=RANK(A3,$A$3:$A$5,1)

Mencari urutan peringkat sel A3 secara Ascending

21. OR

Fungsi untuk menghasilkan nilai, apabila kondisi/syarat terpenuhi salah satunya.

Bentuk =OR(logika1,logika2,......)

Keterangan :

Ø logika1,logika2,.....adalah berisi kondisi yang akan duji yang dapat menghasilkan nilai.

Ø Biasanya rumus OR ini digunakan bersama dengan rumus IF.

Contoh Rumus

Keterangan

=IF(OR(B4>=65,C4>=60),”L”,”TL”)

Jika syarat memenuhi salah satu sel B4 dan C4, maka L. Jika syarat tidak memenuhi salah satu sel B4 dan C4, maka TL.

22. AND

Fungsi untuk menghasilkan nilai, apabila kondisi/syarat terpenuhi semuanya.

Bentuk =AND(logika1,logika2,.....)

Keterangan :

Ø logika1,logika2,..... adalah berisi kondisi yang akan duji yang dapat menghasilkan nilai.

Ø Biasanya rumus AND ini digunakan bersama dengan rumus IF.

Contoh Rumus

Keterangan

=IF(AND(B4>=65,C4>=60),”L”,”TL”)

Jika syarat memenuhi salah satu sel B4 dan C4, maka TL. Jika syarat memenuhi semua sel B4 dan C4, maka L.

23. HLOOKUP

Fungsi untuk mengisi data tabel berdasarkan tabel array secara horisontal.

Bentuk =HLOOKUP(Sel_Kunci,range_tabel_horisontal,nomor_urut_baris)

Keterangan :

Ø Sel_Kunci, adalah alamat sel yang digunakan sebagai kunci pembacaan tabel.

Ø Range_tabel_horisontal, adalah nama tabel array(tabel data utama) yang akan dibaca dengan cara blok data pada tabel array dan tekan F4.

Ø Nomor_urut_baris adalah berupa data angka yang merupakan nomor urut baris dari tabel array horisontal.

Contoh Rumus

Keterangan

=HLOOKUP(A5,$B$19:$K$20,2)

Mengisi data pada sel A5 berdasarkan tabel array pada sel B19 sampai dengan K20 dengan nomor urut baris ke-2.

24. VLOOKUP

Fungsi untuk mengisi data tabel berdasarkan tabel array secara vertikal.

Bentuk =VLOOKUP(Sel_Kunci,range_tabel_vertikal,nomor_urut_kolom)

Keterangan :

Ø Sel_Kunci, adalah alamat sel yang digunakan sebagai kunci pembacaan tabel.

Ø Range_tabel_vertikal, adalah nama tabel array(tabel data utama) yang akan dibaca dengan cara blok data pada tabel array dan tekan F4.

Ø Nomor_urut_kolom adalah berupa data angka yang merupakan nomor urut kolom dari tabel array vertikal.

Contoh Rumus

Keterangan

=VLOOKUP(A5,$F$5:$G$14,2)

Mengisi data pada sel A5 berdasarkan tabel array pada sel F5 sampai dengan G14 dengan nomor urut kolom ke-2.

25. MODE

Fungsi untuk menghasilkan nilai tertentu yang paling sering muncul dari suatu kelompok bilangan.

Bentuk =MODE(angka1,angka2,.....)

Keterangan :

Ø Angka1,angka2,.... adalah berisi data angka, alamat sel, atau range data.

Contoh Rumus

Keterangan

=MODE(C29:C38)

Mencari nilai yang paling banyak muncul pada sel C29 sampai dengan C38.

=MODE(2,2,3,2,2,4,5,2,5)

Mencari nilai yang paling banyak muncul pada data tersebut adalah 2.

26. COUNT

Fungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi data angka dari kelompok data.

Bentuk =COUNT(nilai1,nilai2,.....)

Keterangan :

Ø Nilai1,nilai2,.... adalah alamat sel/data yang berisi beberapa variasi tipe data, tetapi hanya tipe angka yang dihitung.

Contoh Rumus

Keterangan

=COUNT(A2:A8)

Menghitung sel yang berisi data angka dari sel A2 sampai dengan A8.

=COUNT(2,3,4,2,1)

Menghitung sel yang berisi data angka, maka hasilnya 5

27. COUNTA

Fungsi untuk menghitung jumlah sel-sel yang berisi data (tidak kosong) tanpa memperhatikan tipe datanya dari kelompok data.

Bentuk =COUNTA(nilai1,nilai2,.....)

Keterangan :

Ø Nilai1,nilai2,.... adalah alamat sel/data yang berisi beberapa variasi tipe data, dan seluruhnya dihitung.

Contoh Rumus

Keterangan

=COUNTA(A2:A8)

Menghitung sel yang berisi data dari sel A2 sampai dengan A8.

=COUNTA(2,3,4,2,”a”,”b”)

Menghitung sel yang berisi data, maka hasilnya 6

28. COUNTBLANK

Fungsi untuk menghitung jumlah sel-sel yang kosong dari kelompok data.

Bentuk =COUNTBLANK(nilai1,nilai2,.....)

Keterangan :

Ø Nilai1,nilai2,.... adalah alamat sel/data yang berisi beberapa variasi tipe data, dan seluruhnya dihitung.

Contoh Rumus

Keterangan

=COUNTBLANK(A2:A8)

Menghitung sel yang berisi data kosong dari sel A2 sampai dengan A8.

=COUNTBLANK(“”,3,2)

Menghitung sel yang berisi data kosong, maka hasilnya 1

29. COUNTIF

Fungsi untuk menghitung jumlah sel dalam suatu range (kelompok data) yang berisi data dengan kriteria tertentu.

Bentuk =COUNTIF(range,kriteria)

Keterangan :

Ø Range, adalah kelompok data yang berisi variasi data dengan cara blok data pada kelompok data tersebut dan tekan F4.

Ø Kriteria adalah berisi data kriteria yang akan diuji.

Contoh Rumus

Keterangan

=COUNTIF ($A$2:$A$8,”>55”)

Menghitung jumlah sel pada sel tersebut dengan kriteria >55

=COUNTIF($A$2:$A$10,”ani”)

Menghitung jumlah sel pada sel tersebut dengan kriteria “ani”

=COUNTIF ($A$2:$A$8,”7”)

Menghitung jumlah sel pada sel tersebut dengan kriteria 7

30. SUMIF

Fungsi untuk menjumlahkan data atau nilai angka yang memenuhi kriteria tertentu.

Bentuk =SUMIF(range,kriteria,sum_range)

Keterangan :

Ø Range, adalah alamat sel yang akan diuji dengan cara blok data pada kelompok data range dan tekan F4.

Ø Kriteria, adalah berisi kriteria yang akan dicari.

Ø Sum_range adalah alamat sel range data yang akan dijumlahkan dengan cara blok data pada kelompok data sum_range dan tekan F4.

Contoh Rumus

Keterangan

=SUMIF($C$4:$C$8,”>=2000”,$D$4:$D$8)

Mencari total dari sel D4:D8 yang memiliki nilai pada C4:C8 dengan kriteria >=2000.

=SUMIF($C$4:$C$8,”>1000”)

Mencari total dari sel C4:C8 yang memiliki nilai dengan kriteria >1000.

31. AVERAGEIF

Fungsi untuk mencari nilai rata-rata dari range kelompok data dengan kriteria tertentu.

Bentuk =AVERAGEIF(range,Kriteria,Average_range)

Keterangan :

Ø Range, adalah alamat sel yang akan diuji dengan cara blok data pada kelompok data range dan tekan F4.

Ø Kriteria, adalah berisi kriteria yang akan dicari.

Ø Average_range adalah alamat sel range data yang akan dicari rata-ratanya dengan cara blok data pada kelompok data average_range dan tekan F4.

Contoh Rumus

Keterangan

=AVERAGEIF($C$4:$C$8,”> 2000”,$D$4:$D$8)

Mencari nilai rata-rata dari sel D4:D8 yang memiliki nilai pada C4:C8 dengan kriteria >2000.

=AVERAGEIF($C$4:$C$8,”<1000”)

Mencari nilai rata-rata dari sel C4:C8 yang memiliki nilai dengan kriteria <1000.

32. AVERAGEA

Fungsi untuk mencari nilai rata-rata dari suatu nilai yang berisi data angka, teks dan nilai logika.

Bentuk =AVERAGEA(nilai1,nilai2,........)

Keterangan :

Ø Nilai1,nilai2,..... adalah nilai yang akan dicari nilai rata-ratanya.

Contoh Rumus

Keterangan

=AVERAGEA(A2:A5)

Mencari nilai rata-rata dari data pada range A2:A5, data yang berisi teks juga ikut dihitung dan dianggap bernilai 0. sedangkan data yang kosong, tidak ikut dihitung.

33. SUBTOTAL

Fungsi untuk menghasilkan nilai subtotal dalam sebuah daftar atau database (kumpulan data-data).

Bentuk =SUBTOTAL(Nomor_kode,nilai1,nilai2,......)

Keterangan :

Ø Nomor_kode, adalah angka kode fungsi dengan pilihan tipe.

Ø Nilai1,nilai2,...... adalah data angka yang akan dicari nilai subtotalnya.

Nomor Kode

Fungsi

Keterangan

1

AVERAGE

Fungsi untuk menghasilkan nilai rata-rata

2

COUNT

Fungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi data angka dari kelompok data

3

COUNTA

Fungsi untuk menghitung jumlah sel-sel yang berisi data (tidak kosong) tanpa memperhatikan tipe datanya dari kelompok data

4

MAX

Fungsi untuk mencari nilai terbesar/tertinggi dari sederetan bilangan

5

MIN

Fungsi untuk mencari nilai terkecil/terendah dari sederetan bilangan

9

SUM

Fungsi untuk menghasilkan total penjumlahan

Contoh Rumus

Keterangan

=SUBTOTAL(4,B2:B5)

Mencari nilai maksimal/tertinggi untuk data dalam range sel B2:B5

=SUBTOTAL(1,A2:A5)

Mencari nilai rata-rata untuk data dalam range sel A2:A5

Ket : Nomor_Kode menyesuaikan rumus fungsi yang akan digunakan dalam penyelesaian soal.

34. DATE

Fungsi untuk menulis data tanggal.

Bentuk =DATE(tahun,bulan,tanggal)

Keterangan :

Ø Tahun, adalah data angka dalam penulisan tahun.

Ø Bulan, adalah data angka dalam penulisan bulan.

Ø Tanggal adalah data angka dalam penulisan tanggal.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=DATE(2001,12,20)

Menghasilkan data tanggal dari tanggal 20 Desember 2001

12/20/2001

35. TIME

Fungsi untuk menulis data waktu.

Bentuk =TIME(jam,menit,detik)

Keterangan :

Ø Jam, adalah data angka dalam penulisan jam.

Ø Menit, adalah data angka dalam penulisan menit.

Ø Detik adalah data angka dalam penulisan detik.

Contoh Rumus

Keterangan

Hasil

=TIME(12,20,30)

Menghasilkan data waktu dari jam 12:20:30

12:20:30

TOOLBARS MICROSOFT EXCEL

A. Fungsi Toolbar Standard

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

Berikut ini fungsi dari ikon-ikon toolbar standard :

NO

NAMA ICON

KETERANGAN

1

NEW

Untuk membuat dokumen/lembar kerja baru

2

OPEN

Untuk membuka dokumen yang sudah tersimpan

3

SAVE

Untuk menyimpan dokumen

4

PRINT

Untuk mencetak dokumen ke kertas

5

PRINT PREVIEW

Untuk mencetak dokumen ke layar

6

CUT

Untuk memindah teks/obyek

7

COPY

Untuk menyalin teks/obyek

8

PASTE

Untuk menempelkan hasil dari Cut/Copy

9

UNDO

Untuk membatalkan perintah

10

REDO

Untuk mengulangi perintah terakhir

11

SORT ASCENDING

Untuk mengurutkan data dari A ke Z

12

SORT DESCENDING

Untuk mengurutkan data dari Z ke A

13

CHART WIZARD

Untuk membuat obyek grafik

14

ZOOM

Untuk memperbesar/memperkecil tampilan di layar

B. Fungsi Toolbar Formatting

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

Berikut ini fungsi dari ikon-ikon toolbar formatting :

NO

NAMA ICON

KETERANGAN

1

FONT

Untuk memilih jenis huruf/teks

2

FONT SIZE

Untuk mengatur ukuran huruf/teks

3

BOLD

Untuk menebalkan huruf/teks

4

ITALIC

Untuk memiringkan huruf/teks

5

UNDERLINE

Untuk memberi garis bawah huruf/teks

6

ALIGN LEFT

Untuk meratakan kiri

7

CENTER

Untuk rata tengah

8

ALIGN RIGHT

Untuk meratakan kanan

9

MERGE AND CENTER

Untuk menggabungkan 2 sel/lebih dan menengahkan data

10

CURRENCY

Untuk membuat simbol mata uang pada data angka

11

PERCENT STYLE

Untuk mengubah data angka menjadi persen (%)

12

COMMA STYLE

Untuk menagktifkan use 1000 separator pada data angka

13

INCREASE DECIMAL

Untuk menambahkan nilai desimal pada data angka

14

DECREASE DECIMAL

Untuk mengurangi nilai desimal pada data angka

15

FILL COLOR

Untuk memberi warna pada sel

16

FONT COLOR

Untuk memberi warna pada huruf/teks

17

FORMAT CELLS

Untuk mengatur sel

C. Fungsi Toolbar Drawing

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

Berikut ini fungsi dari ikon-ikon toolbar drawing :

NO

NAMA ICON

KETERANGAN

1

DRAW

Untuk menampilkan submenu Draw

2

SELECT OBJECTS

Untuk memilih obyek

3

AUTOSHAPES

Untuk menampilkan submenu Autoshapes

4

LINE

Untuk membuat garis lurus

5

ARROW

Untuk membuat garis tanda panah

6

RECTANGLE

Untuk membuat obyek empat persegi/kotak

7

OVAL

Untuk membuat obyek lingkaran

8

TEXT BOX

Untuk membuat teks dalam kotak

9

INSERT WORD ART

Untuk membuat tulisan artistik

10

INSERT CLIP ART

Untuk membuat gambar standart dari Microsoft Excel

11

INSERT PICTURE FROM FILE

Untuk membuat gambar dari file lain

12

FILL COLOR

Untuk memberi warna background/dasar pada sel/obyek

13

LINE COLOR

Untuk memberi warna pada obyek garis

14

FONT COLOR

Untuk memberi warna pada tulisan/huruf

15

LINE STYLE

Untuk memilih bentuk ukuran garis lurus

16

DASH STYLE

Untuk memilih bentuk ukuran garis putus-putus

17

ARROW STYLE

Untuk memilih bentuk garis tanda panah

D. Fungsi Toolbar WordArt

1

2

3

4

5

6

7

NO

NAMA ICON

KETERANGAN

1

WORDART

Untuk mengaktifkan WordArt

2

EDIT TEXT

Untuk edit/mengubah tulisan teks dalam WordArt

3

WORDART GALLERY

Untuk menampilkan beberapa jenis pilihan WordArt

4

FORMAT OBJECT

Untuk mengatur warna/ukuran dari obyek WordArt

5

WORDART SHAPE

Untuk menampilkan pilihan memodifikasi WordArt

6

WORDART VERT/HORZ

Untuk mengubah WordArt secara Vertikal/Horisontal

7

WORDART ALIGNMENT

Untuk menampilkan format perataan

SELAMAT BELAJAR DAN SEMOGA SUKSES

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar

MEMBUAT DOKUMEN



Kompetensi Dasar : Membuat dokumen pengolah angka sederhana

Indikator : - Membuat dokumen baru
- Mengatur lebar kolom dan tinggi baris
- Meletakan data
- Mengatur tampilan Border
- Mengedit kolom dan baris
- Menyisipkan objek
- Mengatur format bilangan
- Menggunakan rumus dan fungsi matematika
- Menggunakan rumus dan fungsi statistika
- Menggunakan rumus dan fungsi logika





A. Pengantar

Kebutuhan akan informasi tidak dapat dihindari. Semakin banyak kebutuhan maka semakin banyak informasi yang dibutuhkan, terutama bagaimana informasi tadi dapat diolah menjadi sebuah karya informasi dan dapat dikomunikasikan kepada yang membutuhkannya baik yang bersifat elektronik maupun media cetak. Bahan ajar ini memberikan materi bagaimana cara membuat sebuah karya informasi dengan menggunakan perangkat lunak pengolah angka melalui beberapa layanan tampilan dan pengolahan angka berupa tabel informasi seperti memformulasikan angka melalui beberapa fungsi, effek teks, penyisipan objek, beberapa layout tampilan dan bagaimana mencetaknya.



B. Memulai Mengoprasikan Microsoft Excel

1. Membuka Jendela Microsoft Excel

Untuk membuka Microsoft Excel, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan, diantaranya adalah :



Gambar 9. Membuka jendela Microsoft Excel

1. Klik tombol Start yang terdapat pada taksbar.
2. Kemudian pilih menu All Programs,
3. Klik Microsoft Office
4. Terakhir pilih dan klik program apilkasi Microsoft Excel.
5. Tunggu sampai jendela Microsoft Excel ditampilkan dan siap untuk menerima perintah

2. Membuat Buku Kerja Baru
Apabila kita memulai mengoperasikan Microsoft Excel, maka akan langsung ditampilkan dokumen kosong yang siap untuk dipergunakan. Namun, jika kita lagi membuat dokumen tertentu dan ingin membuat dokumen lain di lembar dokumen baru, maka langkah yang kita lakukan adalah dengan membuat dokumen baru. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Gambar 10. Membuka buku kerja baru

1. Pada jendela Microsoft Excel , pilih menu File
2. Klik New.
3. Double klik pada icon Blank Workbook untuk membuat buku kerja barubaru.
4. Maka akan keluar lembar dokumen Ms. Excel seperti gambar di bawah ini.
Selain cara di atas kita dapat menggunakan alternatif/cara lain yaitu :
1. Klik ikon (New) pada Standard Toolbar.

Tabel 16. Ikon New

Ikon Nama Perintah Keterangan Fungsi

New Membuka/menyiapkan buku kerja/dokumen baru

2. Bisa juga dengan langsung menekan tombol kombinasi keyboard Ctrl+N, maka dokumen baru akan ditampilkan di layar.


3. Membuka Dokumen/File yang telah Tersimpan
Kelebihan dari komputer adalah dapat menyimpan dokumen/file yang telah kita buat, kita dapat membuka nya kembali dokumen/file yang telah tersimpan di dalam komputer sehingga bisa ditambah lagi isi dari dukumen/file tersebut, bisa dicetak kembali dan lain-lain.
Adapun langkah-langkah untuk membuka dokumen/file yang telah tersimpan adalah sebagai berikut :
1. Klik menu File
2. klik tombol Open.


Gambar 10. Membuka file yang telah tersimpan

3. Maka akan tampil kotak dialog Open



Gambar 11. Kotak dialog Open

4. Pilih file yang ingin kita buka dengan terlebih dahulu menentukan letak folder tempat dokumen/file kita tersimpan.
5. Klik pada nama file yang akan dibuka.
6. Klik tombol Open, maka file yang tadi dipilih akan dibuka oleh Microsoft Excel.

Selain cara di atas kita dapat menggunakan alternatif/cara lain yaitu :
1. Klik tombol ikon (Open) pada Standard Toolbar.

Tabel 17. Ikon Open

Ikon Nama Perintah Keterangan Fungsi

Open Membuka file dokumen yang telah tersimpan dari media penyimpanan

2. Bisa juga dengan langsung menekan tombol kombinasi keyboard Ctrl+O, maka file yang kita buka akan ditampilkan di layar.

4. Menyimpan dokumen
Dari semua kegiatan kita dalam pengetikan dan pemengolahan dokumen, kegiatan yang paling penting adalah menyimpan dokumen, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kemungkinan kehilangan dokumen. Adapun langkah-langkah yang dapat kita lakukan adalah :


Gambar 12. Menyimpan dokumen

1. Klik menu File
2. Klik Save/Save As.
3. Pada layar akan ditampilkan kotak dialog Save As.



Gambar 13. Kotak Dialog Save

4. Pada tombol daftar pilihan Save in, pilih dan klik drive atau folder yang diinginkan
5. Pada kotak isian File name, ketikkan nama file dokumen
6. Klik tombol perintah Save atau enter untukk menyimpannya
7. Lakukan penyimpanan file sesering mungkin, untuk menghindari kemungkinan komputer padam secara mendadak.

Selain cara di atas kita dapat menggunakan alternatif/cara lain yaitu :
1. Klik tombol ikon (Save) pada Standard Toolbar.

Tabel 18. Ikon Save
Ikon Nama Perintah Keterangan Fungsi

Save Menyimpan Dokumen

2. Bisa juga dengan langsung menekan tombol kombinasi keyboard Ctrl+S, maka file yang kita buka akan ditampilkan di layar.

5. Menutup File Buku Kerja

Setelah kita selesai bekerja sebuah file dokumen dan ingin menutupnya tanpa keluar dari jendela Microsoft Excel, kita dapat menutupnya dengan menggunakan langkah berikut :

1. Setelah menyimpan file dokumen, untuk menutup file, pada jendela Microsoft Excel, pilih menu File,
2. klik Close, maka Microsoft Excel akan menutup file dokumen yang sedang aktif.
3. Atau bisa dilakukan dengan menekan tombol (close) pada baris menu.

6. Menutup Jendela Microsoft Excel

Kegiatan yang paling terakhir dalam proses pengolahan file dokumen adalah mengakhiri kegiatan tersebut dengan keluar dari jendela Microsoft Excel, kita dapat mengakhirinya dengan menggunakan langkah berikut :

1. Pastikan bahwa dokumen yang telah kita ketik sudah tersimpan dengan benar.
2. Pada jendela Microsoft Excel, pilih menu File,
3. Klik Exit, maka jendela Microsoft Excel akan tertutup.
4. Selain dengan menu File, menutup jendela Microsoft Excel juga dapat dilakuk an dengan mengklik tombol yang terletak di pokok kanan atas dari jendela Microsoft Excel.

C. Pengaturan Lebar Kolom dan Tinggi Baris

1. Mengatur Lebar Kolom

a. Mengubah Lebar Kolom Menjadi Lebar Tertentu
Langkah untuk mengubah lebar kolom menjadi lebar tertentu, dapat dilakukan dengan cara ;
1) Letakkan penunjuk sel pada kolom yang akan dirubah, jika kolomnya yang dirubah lebih dari satu kolom, maka sorotlah seluruh kolom yang akan diubah.
2) Pilih dan klik menu Format, Column, Width,



Gambar 14. Kotak Column Width


3) Pada kotak isian Column Width, ketikkan nilai lebar kolom yang dibutuhkan.
4) Klik OK

b. Mengubah Lebar Kolom Menggunakan Mouse

Langkah untuk mengubah lebar kolom dengan mouse dengan cara;
1) Arahkan penunjuk mouse diantara bar kolom A dan kolom B hingga menunjukan tanda pointer mouse

2. Lakukan Drag (tekan kemudian geser dan lepas) kekiri untuk memperkecil kolom sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Atau geser kekanan untuk memperbesar.

a. Mengubah Lebar Kolom Agar Sesuai Dengan Panjang Data

Untuk mengatur agar lebar kolom berubah otomatis sesuai dengan panjang data pada kolom tersebut, langkahnya hal ini dapat dilakukan dengan cara ;
1) Arahkan penunjuk mouse pada huruf sebelah kanan dari kolom yang akan diubah. Contohnya kolom D, letakkan penunjuk mouse disebelah kanan dari huruf D tersebut, sehingga penunjuk mouse berubah menjadi tanda panah dua arah.
2) Klik dua kali pada kondisi penunjuk mouse seperti itu.


b. Mengatur Tinggi Baris

1) Mengubah Tinggi Baris Menjadi Lebar Tertentu
Untuk mengubah tinggi baris sesuai dengan kebutuhan, langkahnya dapat dilakukan dengan cara:
a) Letakkan penunjuk sel pada baris yang akan diubah tingginya. Jika lebih dari satu baris, maka sorotlah terlebih dahulu seluruh baris yang akan diubah.
b) Pilih dan klik menu Format, Row, Height



Gambar 15. Kotak Row Height

c) Pada kotak Row Height, isilah sesuai dengan nilai tinggi baris yang dibutuhkan.
d) Klik OK sebagai tanda persetujuan.

2) Mengubah Tinggi Baris Lebar Kolom Menggunakan Mouse

Langkah untuk mengubah lebar kolom dengan Mouse dengan cara;
a) Arahkan penunjuk mouse diantara bar baris hingga menunjukan tanda pointer mouse

b) Lakukan Drag (tekan kemudian geser dan lepas) keatas untuk memperbesar tinggi baris sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Atau geser kebawah untuk memperkecil tinggi baris.

D. Letak Data

Pada Ms. Excel terdapat beberapa jenis data berupa teks, nilai/angka, tanggal atau jam yang masing-masing mempunyai format sendiri. Langkah untuk memasukan data ke lembar kerja MS. Excel sebagai berikut :
 Pilih dan klik sel yang akan diisi/dimasukan oleh data
 Ketik data yang akan dimasukan
 Tekan enter untuk mengakhiri memasukan data

Selain dari menekan tombol enter tombol atau tombol PgDn dan PgUp dapat dipergunakan untuk mengakhiri memasukan data. Untuk melakukan pengeditan data dapat dilakukan dengan menekan tombol fungsi F2 dan untuk membatalkannya tekan Esc.

Tipe-tipe data yang terdapat pada Ms. Excel :

1. Tipe Data Alpha Numerik/Teks
Merupakan tipe data berupa teks seperti huruf (A – Z, a – z), simbol (*, ^, $, %, #, @, dll) dan angka (0 – 9) yang tidak akan diproses secara matematika. Dalam tipe data tersebut, Ms.Excel akan dibuat rata kiri dan selalu didahului oleh label prefiks berupa tanda kutip satu (‘) yang diberikannya secara otomatis. Jika data yang dimasukkan adalah data angka tetapi kita ingin menganggapnya sebagai alpha numerik/teks, maka harus mengetik label prefiks sebelum data tersebut, contoh : ‘2001

2. Tipe Data Numerik/Angka
Merupakan data yang terdiri dari angka (0 – 9), waktu dan tanggal yang dapat diproses secara matematika. Penulisan data dengan tipe ini tidak boleh didahului oleh label prefiks. Data numerik ini akan ditampilkan rata kanan.

3. Tipe Data Formula
Merupakan tipe data yang terdiri dari rumus-rumus, seperti perkalian, pembagian, penjumlahan serta fungsi matematika lainnya. Tipe data ini ditandai dengan karakter -, +, *, /, ^, =, @, $, selain hurup dan angka. Jika ditempatkan pada cell maka data akan berada rata kanan cell (dalam keadaan defauld).



Tipe Data Alpha Numeric/Teks
Tipe Data Numeric/Angka
Tipe Data Formula
Gambar 16. Tipe Data

E. Pengaturan Tampilan Border

1. Menggunakan Menu

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Sorot terlebih dahulu sel/range yang akan diubah tampilannya.
b. Pilih dan klik menu Format, Cell atau tekan tombol Ctrl+1.
c. Pada kotak dialog tersebut pilih tab Border,



Gambar 17. Kotak dialog Border

d. Pada tab Present, pilih dan tombol :
1) None, untuk menghapus seluruh garis pembatas dan bingkai yang ada.
2) Outline, untuk membuat bingkai di sekeliling sel atau range.
3) Inside, untuk menempatkan garis di bagian dalam range.
e. Pada tab Border, pilih dan klik garispembatas yang dibutuhkan. Kita dapat memilih pada bagian atas, tengah bawah dan diagonal.
f. Pada tab Style, pilih dan klik gaya tampilan garis. Kita dapat memilih garis tunggal, ganda, terputus-putus dan tebal.
g. Pada tab Color, pilih dan klik warna garis
h. Klik OK.

2. Menggunakan Ikon
Tabel 19. Ikon Border
Ikon Perintah Fungsi

Border Menambahkan garis pembatas dan bingkai




Langkah-langkahnya sebagai berikut :

a. Blok area data (sel, range)
b. klik panah Icon maka akan tampil menu Icon :







Gambar 18. Sub Ikon Border

c. pilih tepi garis yang diinginkan sesuai bentuk garis pada tabel.

F. Pengeditan Kolom dan Baris
1. Menghapus Baris, Kolom dan Sel (Delete)

Langkah-langkah untuk menghapus baris dan kolom adalah :
a. Sorotlah sel atau range yang akan dihapus.
b. Pilih dan klik Edit, Delete, maka kota dialog delete



Gambar 19. Kotak dialog Delete

c. Pada kotak delete :
1) Shift cell left, untuk menghapus seluruh isi sel/range yang disorot dan diganti dengan data pada baris yang sama yang terletak disebelah kanannya.
2) Shift cell up, untuk menghapus seluruh isi sel/range yang disorot dan diganti dengan data pada kolom yang sama yang terletak disebelah bawahnya.
3) Entire Row, untuk menghapus seluruh isi sel/range pada baris yang disorot.
4) Entire Columns, untuk menghapus seluruh isi sel/range pada kolom yang disorot.
d. Klik OK untuk menutup ini.

2. Menyisipakan Kolom dan Baris

a. Menyisipkan kolom.
Langkah-langkah untuk menyisipkan kolom adalah:




1) Sorotlah area kolom yang akan disisipkan kolom
2) Klik menu Insert, klik Colomns



3) Maka area kolom yang disorot akan bergeser ke kanan

Gambar 20. Menyisipkan Kolom






b. Menyisipkan Baris

Langkah-langkah untuk menyisipkan baris adalah :



4) Sorotlah area kolom yang akan disisipkan kolom
5) Klik menu Insert, klik Colomns



6) Maka area kolom yang disorot akan bergeser ke kanan

Gambar 21. Menyisipkan Baris


G. Penyisipan Objek

Clip Art adalah fasilita microsoft excel untuk penyisipan gambar-gambar
Wort Art adalah fasilita microsoft excel untuk penyisipan kata, kalimat dengan penampilan indah dan dapat diatur sesuai dengan kepuasan kita.
Autoshapes/Draw adalah bentuk penyisipan gambar sederhana dengan beberapa bidang .
Hal yang perlu diperhatikan dalam menyisipkan objek adalah:
1. Memperbesar dan memperkecil objek harus seimbang, untuk itu dalam menarik objek lakukan melalui sudut objek
2. Menempatkan objek harus disesuaikan dengan tata letaknya, apakah harus diformat objeknya atau tidak.

1. Penyisipan Clip Art
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Atur letak gambar, contohnya gambar akan ditempatkan di tengah sebuah lembar kerja.
b. Pilih dan klik menu Insert, Picture, Clipt Art dan tunggu sampai jendela dialog Clipt Art aktif. (dapat menggunakan ikon pada drawing toolbar)

c. Pada bagian Search for, tuliskan nama gambar yang akan dicari, contohnya “Business”, kemudian tekan icon Go atau enter.



Gambar 22. Task Pane Clip Art




d. Setelah Clipt Art telah menampilkan gambar yang telah kita cari tadi, klik gambar orang menggunakan komputer.
e. Klik pada simbol Insert atau dengan melakukan drag gambar yang dipilih, maka gambar Clipt Art yang kita pilih ada di dalam lembar kerja tersebut.

2. Penyisipan WordArt
langkah-langkahnya sebgai berikut :
a. Atur letak gambar, contohnya gambar akan ditempatkan di tengah sebuah lembar kerja.
b. Klik Insert, Picture, Word Art


Gambar 23. Menu WordArt

(dapat menggunakan ikon pada Drawing toolbar)

c. Pilih model Word Art yang disukai



Gambar 24. WordArt Gallery

d. Ketik teks dan sesuaikan ukuran fontnya dan jenis hurufnya



Gambar 25. Edit WordArt Text

e. Terakhir klik OK
f. Sesuaikan ukurannya dengan mengeser sudut gambar
g. Letakan Word Art pada posisinya

3. Penyisipan Autoshapes
a. Klik menu Insert, Picture, Auto shapes
b. Pilih katagori bentuk Autoshpes pada Barnya
c. Pilih bentuk autoshapes-nya




Gambar 26. Menu Autoshape




Gambar 27. Ikon Autoshape pada Drawing Menu

atau dapat pula menggunakan Ikon pilihan dan tentukan bentuk Autoshapes nya
d. Letakan Autoshapes pada posisinya dan sesuaikan ukurannya dengan mengeser sudut gambar dan pengaturannya

H. Format Bilangan

1. Secara langsung (Manual)

Dalam pengetikan secara manual dapat dilakukan dengan cara mengetik langsung pada sebuah sel yang kita inginkan, kemudian baru diformat dengan menggunakan icon pada Formating Toolbar.



Gambar 28. Contoh dokumen tabel

2. Menggunakan Perintah Format Cell

Langkah-langkah yang digunakan sebagai berikut :
a. Blok terlebih dulu sel atau range yang akan diatur tampilannya.
b. Pilih dan klik menu Format, Cell atau dengan menekan tombol Ctrl+1.
c. Maka akan tampil kotak dialog format cell.
d. Klik tab Number dan pada daftar pilihan Category, pilih kategori



Gambar 29. Kotak dialog Format Number

e. Pada tab Decimal place tentukan jumlah digit angka desimal yang ditampilkan, standarnya 2 digit. Ceklis pada Use 1000 separator(,) untuk pemisah koma (,) pada angka ribuan. Pada daftar pilihan Negative numbers pilih salah tanda negatif yang diinginkan.
f. Klik OK untuk menutup jendela ini.
Jika kita memilih katagori Currency atau Accounting, pilih dan klik lambang uang yang diinginkan pada daftar pilihan Symbol.

1. Mengatur Tampilan Tanggal

Untuk memasukan data tanggal ini disesuaikan dengan format tanggal yang berlaku pada windows, standarnya mmdd/yy(bulan/tanggal/tahun).
Langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Letakkan penunjuk sel diposisi yang dinginkan.
2) Ketikkan tanggal, contohnya 06 April 2005 dengan cara 04/06/05.
3) Blok sel/range tersebut untuk diubah tampilan format tanggalnya.
4) Pilih dan klik menu Format, Cell
5) Pada daftar pilihan Category pilih Date



Gambar 30. Format Tanggal

6) Pada tab Locale pilih nama wilayah tempat yang diinginkan
7) Pada tab Type pilih jenis tampilan tanggal yang dinginkan.
8) Pada kotak sample dapat melihat hasil tampilnnya.
9) Klik OK
Untuk menampilkan tanggal sekarang, kita dapat mengetikkannya =TODAY() pada sebuah sel yang diinginkan, kemudian enter.

d. Mengatur Tampilan Waktu

Untuk melihat format waktu di windows, dapat dilihat pada bagian kanan bawah dari windows. Defaultnya adalah hh:mm:ss (jam:menit:detik).
Langkahnya sebagai berikut :
1) Letakkan penunjuk sel diposisi yang dinginkan.
2) Ketikkan waktu/jam yang dinginkan, contohnya jam 1 siang lewat 30 menit dengan cara 13:30
3) Sorotlah sel/range tersebut untuk diubah tampilan format waktunya.
4) Pilih dan klik menu Format, Cell
5) Pada daftar pilihan Category pilih Time.



Gambar 31. Format Waktu

 Pada tab Locale pilih nama wilayah tempat yang diinginkan
 Pada tab Type pilih jenis tampilan waktu yang dinginkan.
 Kotak sample akan menampilkan hasil pilihan
 Klik OK.
Untuk menampilkan tanggal dan waktu sekarang, kita dapat mengetikkannya =NOW() pada sebuah sel yang diinginkan, kemudian enter.

I. Rumus dan Fungsi

1. Menulis Rumus

Rumus/formula merupakan suatu bentuk penghitungan yang dibuat oleh kita sendiri dengan tujuan tertentu, seperti melakukan penghitungan-penghitungan yang sederhana dan rumit dengan cepat dan mudah .

Contoh :



Gambar 32. Contoh Penulisan Rumus (Formula)
a. Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus akan ditampilkan.
2) Pada sel D10, ketikkan = 7500000+1150000+700000+10000000, lalu tekan tombol enter.
Menulis rumus dengan cara ini mudah apabila rumusnya sederhana dan pendek juga angkanya tetap.




b. Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus ditampilkan.
2) Pada sel D10, ketikkan = D6+D7+D8+D9, lalu tekan tombol enter.

Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat apabila datanya sering berubah-ubah.

c. Menulis rumus dengan bantuan mouse
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil rumus akan ditampilkan.
2) Ketik = , kemudian pilih dan klik sel D6
3) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D7
4) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D8
5) Ketik +, kemudian pilih dan klik sel D9
6) Tekan tombol enter
Menulis rumus dengan cara ini sangat baik untuk mencegah terjadinya kemungkinan salah ketik alamat sel.


2. Menulis Fungsi
Fungsi adalah rumus siap pakai yang digunakan untuk membantu penghitungan. Umumnya penulisan fungsi harus di lengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung (). Fungsi-fungsi tersebut dikelompokan menjadi beberapa kelompok fungsi, yaitu :
a. Fungsi yang sering digunakan (Most recently used)
b. Fungsi keuangan (Finacial)
c. Fungsi tanggal dan waktu (date & time)
d. Fungsi matematika dan trigonometri (math & trig)
e. Fungsi statistika (statistical)
f. Fungsi pembacaan tabel dan referensi (lookup dan reference)
g. Fungsi logika (logical)
h. Funsi teks (text)
i. Fungsi database (database)
j. Funsi informasi (information)

Cara menulis fungsi
a. Menulis fungsi secara langsung (manual)
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil fungsi akan ditampilkan.
2) Ketikkan =SUM(D6:D9)
3) Tekan tombol enter
=SUM(D6:D9), SUM merupakan fungsi untuk penjumlahan dan (D6+D9) merupakan argumen berupa alamat sel.

b. Menulis fungsi dengan memanfaatkan Insert Function
Insert Function merupakan salah satu cara untuk menulis fungsi yang disediakan oleh Ms. Excel, dimana kita dipandu untuk menulis fungsi beserta argumennya, sehingga kesalahan dalam pengetikkan fungsi dan argumennya dapat terhindar.
Langkah-langkahnya sebagai berikut ;
1) Tempatkan pointer pada sel D10 tempat hasil fungsi akan ditampilkan
2) Pilih dan Klik menu Insert, Function atau klik ikon insert function yang terdapat pada standar toolbar.



Gambar 33. Kotak dialog Function

3) Pada tab Or select a category, pilih dan klik Math & Trig, maka dibagian Select a function akan muncul daftar fungsi matematika dan trigonometri.
4) Pilih dan Klik fungsi SUM karena yang akan kita gunakan fungsi menjumlahkan. Pada bagian bawah dari daftar pilihan tersebut ditampilkan sintak penulisan dari fungsi yang dipilih. Aturan penulisan fungsi SUM adalah SUM(number1,number2,…).
5) Klik OK sebagai tanda persetujuan, berikutnya akan tampil kotak pengisian argumen dari fungsi



Gambar 34. Function Arguments

f. Pada kotak isian Number1, tentukan range data yang akan dijumlah, dalam hal
ini kita isikan range D6:D9. Kalau masih ada range yang lain, maka dapat diisikan pada daftar isian number2. Dalam pengisian range ini sebaiknya menggunakan tombol pemilihan range yang terdapat disebelah kanan kotak isian.
g. Klik OK jika argumen yang dimasukan telah benar. Maka hasilnya akan ditampilkan pada sel D10.

Atau dapat menggunakan fasilitas ikon di bawah ini :

Tabel 20. Ikon Insert Function

Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah

Insert Function Rumus siap pakai untuk proses perhitungan


J. Menggunakan Rumus dan Fungsi Matematika
1. Operator Aritmetika
Operator aritmetika digunakan untuk melakukan penghitungan-penghitungan matematika, diantaranya menambah, mengurangi, membagi, mengkalikan dan lain-lain. Tabel operator aritmetika adalah sebagai berikut:

Tabel 21. Operator matematika

Operator Keterangan Contoh Soal
+ Tambah 3+5=8
- Kurang 6-3=3
* Kali 3*3=9
/ Bagi 10/2=5
- Minus -3*5=-15
% Persen 6%*2=0,12
^ Pangkat 2^3=8

Di dalam penggunaan operator aritmetika, pengolahannya tergantung dengan pengelompokan tanda kurung, contohnya :
”=5+2*3” akan menghasilkan nilai ”11” bukan ”21”, namun apabila dipisahkan dengan tanda kurung adalah sebagai berikut : ”=(5+2)*3” maka hasilnya adalah ”21”



Gambar 35. Contoh hasil Formula operator matematika


2. Fungsi Sum dan AutoSum
a. Fungsi SUM
Fungsi SUM dipergunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range.
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data, angka atau sel yang akan dijumlahkan. Pemisah antar argumen digunakan tanda titik dua ”:” (atau koma tergantung seting regional). Fungsi SUM akan menjumlahkan seluruh argumen dan memasukkan hasilnya pada posisi fungsi SUM diketik. Fungsi SUM juga dapat menjumlahkan beberapa range yang terpisah dengan menuliskan ”:”, sebagai pemisah range.
Contoh :


Gambar 36. Contoh hasil tabel perhitungan

1) Arahkan pointer pada sel C5, D5, E6, dan F7
2) Klik rumus berikut: =SUM(C5:C10), tekan enter, kemudian tarik ke samping untuk meng-copy sampai F7.
3) Arahkan pointer pada sel F12
4) Klik rumus berikut : =SUM(C11;D11;E11;F11)
5) Tekan Enter

b. Fungsi AutoSum
Fungsi AutoSum digunakan untuk menghitung otomatis dengan argumen yang dianggapnya paling mungkin, misalnya range di atasnya atau range di kirinya. Jika ingin mengubah argumennya, maka tinggal ketik atau langsung memblok pada sel atau range yang diinginkan.
Langkah-langkah dalam pengolahnnya adalah sebagai berikut :


Gambar 37. Contoh tabel perhitungan menggunakan Autosum

1) Arahkan pointer pada sel E5
2) Klik tanda segitiga pada ikon AutoSum
3) Klik Sum
4) Tekan Enter

K. Menggunakan Rumus dan Fungsi Statistika

Fungsi dari Statistika adalah digunakan untuk menghitung cacah data. Berikut ini beberapa fungsi yang sering dipakai secara umum, yaitu sebagai berikut.
1. Fungsi Max(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
2. Fungsi Min(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =MIN(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai terendahnya.


3. Fungsi Average(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range).
Bentuk umum penulisannya adalah ; =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.

4. Fungsi Count(…)
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =COUNT(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai berapa buah argumen yang berisi data numerik.

Contoh :



Gambar 38. Contoh tabel hasil Fungsi =Count

a. Arahkan pointer pada sel E15
b. Ketik rumus berikut : =MAX(E5:E14), tekan enter
c. Arahkan pointer pada sel E17
d. Ketik rumus berikut : =MIN(E5:E14) , tekan enter


e. Arahkan pointer pada sel E18
f. Ketik rumus berikut : =AVERAGE(E5:E14) , tekan enter

L. Menggunakan Rumus dan Fungsi Logika

Fungsi Logika adalah untuk membuat data dengan suatu kondisi bersyarat, Berikut ini adalah beberapa fungsi logika, adalah sebagai berikut :

1. Fungsi And, Or dan Not
Fungsi And, Or dan Not jarang sekali dipakai secara sendirian, biasanya fungsi ini dipakai bersama-sama dengan fungsi If.
a) Fungsi And(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument true jika semua logika benar.
Bentuk umum penulisannya adalah; =And(Logical1,logical2,…), dimana logical1, logical2, dan seterusnya adalah berupa True hanya jika semua argumen bernilai Tru. Jika salah satu argumen bernilai False, maka hasil fungsi logika And akan bernilai False.




Gambar 39. Contoh tabel hasil Fungsi =Count


b) Fungsi Or(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument true jika salah satu logika benar.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =Or(Logical1,logical2,…) dimana logical1, logical2, dan seterusnya adalah berupa False hanya jika argumen bernilai False. Jika salah satu saja argumen bernilai True, maka hasil fungsi logika Or adalah True.






Gambar 40. Contoh tabel hasil Fungsi =OR


c) Fungsi Not(…)
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan kebalikan logika.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =Not(Logical) dimana jika argumen logical tersebut berupa True, maka hasil fungsi Not adalah False. Jika argumen logical tersebut berupa False, maka hasil fungsi adalah True.
Contoh : =Not(3>2) akan menghasilkan nilai False.



Gambar 41. Contoh tabel hasil Fungsi =Not

2. Fungsi If
Fungsi ini dipergunakan untuk menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan. Biasanya apabila parameter yang diuji dari fungsi If itu lebih dari satu maka dipakai fungsi And, Or dan Not.
Bentuk umum penulisannya adalah ; =If(Logical Text, Value True, Value False).















Contoh 1 :



Gambar 42. Contoh tabel hasil Fungsi =IF

1. Pada sel G7 ketikkan rumus berikut =IF(AND(C7>75;D7>75;E7>75;F7>75);"Lulus";"Gugur")
2. Salin G7 ke bawah

Contoh 2 :


Gambar 43. Contoh tabel hasil Fungsi =IF

1. Pada sel D4 ketikkan rumus berikut =IF(C4>=75;"Lulus";"Gugur")
2. Salin D4 ke bawah



M. Mengatur Halaman

1. Pengaturan Halaman Dokumen (Page Setup)

Agar dokumen yang kita ketik dapat dicetak sesuai dengan yang kita inginkan dan dibutuhkan, maka mutlak diperlukan pengetahuan tentang tata cara pengaturan dokumen ini. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik menu File, lalu pilih dan klik menu Page Setup.
2. Tunggu sampai muncul kotak dialog Page Setup

a. Halaman
Pada jendela Page Setup ada beberapa tab antara lain :
1) Page
a) Orientation, digunakan untuk menentukan arah pencetakan halaman.
- Portrait, untuk pengaturan arah pencetakan dengan arah tegak/berdiri (vertikal)
- Landscape, untuk pengaturan arah pencetakan dengan arah melebar/tertidur (horizontal)
b) Scaling tab
- Adjust to, untuk mengatur ukuran worksheet pada halaman bisa diformat dari ukuran prosentasinya.
- Fit to 1 page(s) wide, untuk memaksa worksheet mencetak hanya satu halam lebar dan semua kolom yang ditampilkan dalam halaman yang sama.
- Paper size, digunakan untuk mengatur ukuran kertas yang digunakan.
- Print Quality, digunakan untuk mengatur kualitas cetakan.



Gambar 44. Kotak dialog Page

2) Margins(Garis Tepi)

Margins, digunakan dalam pengaturan batas halaman, dan pengaturan pencetakan centering horizontally atau vertically pada halaman.
Untuk menaikan ukuran klik symbol  atau untuk menurunkan ukuran klik symbol  .
a) Top, untuk mengatur batas atas dokumen mulai dari tepi atas kertas.
b) Bottom, untuk mengatur batas bawah dokumen mulai dari tepi bawah kertas.
c) Left, untuk mengatur batas kiri dokumen mulai dari tepi kiri kertas.
d) Right, untuk pengaturan batas kanan dokumen mulai dari tepi kanan kertas.
e) Header, untuk mengatur tulisan pada halaman atas kertas.
f) Footer, untuk mengatur catatan kaki pada bawah halaman kertas.



Gambar 45. Kotak dialog Margin

3) Header/Footer
Menambahkan headers dan footers pada halaman dengan mengklik tombol panah bawah dibawah Header/Footer tab.



Gambar 46. Kotak dialog Header/Footer

Untuk memodifikasi header atau footer, atau membuatnya sendiri, klik Custom Header dan tombol Custom Footer. Jendela baru akan terbuka mengikuti anda untuk memasukkan teks dikiri, tengah atau kanan halaman.

Gambar 47. Kotak dialog pengaturan Header

Format Text : Klik tombol ini setelah menyorot teks untuk mengubah font, size, dan style.
Page Number : Memasukkan nomor halaman pada setiap halaman.
Total Number of Pages : Gunakan fitur ini Use this feature bersama nomor halaman untuk membuat string seperti "page 1 of 15".
Date : Memasukkan tanggal.
Time : Memasukkan Jam sekarang.
File Name : Memasukkan nama pada file workbook.
Tab Name : Memasukkan nama pada worksheet's tab.

4) Sheet

Ceklist Gridlines jika anda ingin membagi halaman sel untuk di cetak.


Gambar 48. Kotak dialog Sheet
N. Mencetak Dokumen

Langkah terakhir yang paling ditungu-tunggu adalah proses pencetakan dokumen. Proses ini dilakukan terakhir kali karena harus melalui proses-proses: membuat dokumen baru, melakukan pengetikan, menyimpan dokumen, membuka dokumen lama, melakukan editing dokumen dan memformat dokumen sehingga menjadi berkas yang siap di cetak.
Excel menawarkan sejumlah pilihan pencetakan yang mungkin dibutuhkan. Excel dapat mencetak halaman-halaman tertentu. Pilihan ini sangat berguna untuk mencetak dua halaman bolak-balik pada satu kertas, cetak halaman bernomor ganjil terlebih dahulu kemudian balik kertas, masukkan lagi ke printer dan cetak halaman bernomor genap.
Mencetak adalah proses menjadikan berkas dalam bentuk tampilan di layar menjadi bentuk cetakan di kertas. Proses ini bisa berjalan jika komputer yang sedang dipakai telah terhubung dengan printer.

1. Print Preview
Untuk memastikan ketikan dokumen kita hasilnya yang rapi, maka sebaiknya terlebih dahulu kita dapat melihat hasil kerja kita pada fasilitas Print Preview, hal ini fungsinya untuk melakukan koreksi apabila ada kesalahan dalam pengetikan. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
a. Pilih dan klik File
b. Klik Print Preview
c. Jendela Print Preview telah terbuka



Gambar 49. Kotak dialog Print Preview

Dari menu bar untuk melihat bagaimana worksheet akan dicetak. Klik Next dan tombol Previous pada atas window untuk menampilkan halaman dan klik tombol Zoom untuk melihat halaman lebih dekat. Membuat halaman layout modifikasi dibutuhkan dengan mengklik tombol Page Setup. Klik Close untuk kembali ke worksheet atau Print untuk melanjutkan mencetak.

Selain cara di atas kita dapat menggunakan fasilitas icon di toolbar standard :

Tabel 21. Ikon Print Preview

Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah

Print Preview Untuk membuka jendela Print Preview

2. Print
Di dalam penggunaan komputer dikenal dengan istilah hardcopy dan softcopy, dan masing-masing mempunyai fungsi untuk mencetak dokumen. softcopy adalah mencetak dokumen ke layar monitor, seperti pada saat mengetik data di wondows berarti anda sedang melakukan proses softcopy sedangkan hardcopy adalah mencetak dokumen melalui printer. Biasanya setiap software pengolah selalu menyediakan fasilitas ini.


Langkah-langkah mencetak dokumen ke printer :
a. Klik menu file
b. Lalu pilih dan klik Print
1) Kotak Name, untuk memilih jenis printer yang aktif di komputer dengan mengklik tanda panah yang terdapat disebelah kanan option ini (  ).
2) Kotak page range ada dua alternatif pencetakan yang disediakan :
a) All, berfungsi untuk mencetak seluruh dokumen.
b) Page(s), berfungsi untuk mencetak halaman tertentu dari suatu dokumen dengan mengetikan nomor halaman dokumen yang akan dicetak. Contoh mencetak halaman 3 saja , maka pada kolom from isi angka 3 dan to isi juga dengan angka 3, Jika ingin mencetak dokumen pada range tertentu, misalnya ingin mencetak halaman 2 sampai dengan halaman 10 maka pada kolom from isi angka 2 dan to isi juga dengan angka 10.



Gambar 50. Kotak dialog Print

3) Print what, pilih sel yang disorot dalam worksheet, active worksheet, atau semua worksheet dalam workbook.
4) Copies, digunakan untuk menentukan jumlah salinan (copian) dari dokumen yang akan dicetak. Jika kita mencetak 5 rangkap maka isilah dengan angka 5.
c. Klik OK atau enter untuk proses pencetakan.



Untuk menggunakan fasilitas mencetak dengan menggunakan icon yang ada di standard toolbar dengan meng-klik ikon (Print).

Tabel 22. Ikon Print

Ikon Nama Perintah Fungsi Perintah

Print Mencetak lebar kerja/dokumen



Cari Blog Ini

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar

Jaringan Internet

Pembuatan j5aringan
cara pembuatan jaringan internet sangat mudah dan dengan alat yang dibutuhkan yaitu
1. kabel jaringan
2. tang cribing
3. konektor RJ 45
4. multitester untuk tes kabel jaringan hidup atau mati
5. anda harus setting ini ada petunjuknya dan bisa anda pelajari dan anda dapat mempelajari dan mempraktekkan


Entri Populer

  • Jarkom
    Dalam sebuah jaringan komputer, terdapat komputer server dan komputer client Sesuai dengan namanya, komputer server berfungsi untuk melyan...
  • Koneksi Internet
    Koneksi ke Internet                 Untuk dapat terkoneksi dengan Internet kita perlu terhubung dengan host atau jaringan yang telah terkone...
  • Jarkom
    Gambaran Umum Internet adalah suatu jaringan global yang terbentuk dari jaringan-jaringan lokal dan regional, memungkinkan komunikasi data ...
  • Koneksi Internet
    Kartu Jaringan (Ethernet Card) tahun 1990an versi kombo dengan dua konektor masukan, kabel koaksial 10BASE2 / konektor BNC (kiri) dan ...
  • Jaringan Internet

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.